India sendiri, dengan e-rupee-nya, sudah menarik sekitar 7 juta pengguna ritel sejak diluncurkan akhir 2022. Tak mau ketinggalan, China juga berkomitmen untuk mendorong penggunaan yuan digital di kancah internasional.
Di sisi lain, usulan seperti ini berisiko memicu ketegangan dengan Washington. AS sudah beberapa kali memperingatkan agar BRICS tidak mengambil langkah yang menggerogoti dominasi dolar.
Presiden AS Donald Trump bahkan pernah menyebut aliansi BRICS sebagai kelompok ‘anti-Amerika’. Ia tak segan mengancam akan mengenakan tarif pada negara-negara anggotanya.
Jadi, usulan RBI ini bukan sekadar urusan teknis perbankan. Ia menyentuh soal yang lebih besar: tata kelola keuangan global dan persaingan pengaruh yang makin sengit.
Artikel Terkait
MNC Life dan Kacamatamoo Wujudkan Harapan Anak Tunanetra Lewat Wish Card di Ramadan
Swasta Perkuat Distribusi Program Makan Bergizi Gratis, Dampak Positif Mulai Terlihat
TASPEN Gelar Mudik Gratis untuk 1.400 Warga dan PNS, Lengkap dengan Asuransi
Garudafood Rencanakan Buyback Saham Senilai Rp50 Miliar untuk Jaga Stabilitas Harga