Stok Beras Aceh Melimpah, BULOG Pastikan Ramadan dan Lebaran Aman

- Minggu, 18 Januari 2026 | 19:42 WIB
Stok Beras Aceh Melimpah, BULOG Pastikan Ramadan dan Lebaran Aman

Menjelang tradisi Megang dan bulan suci Ramadan, kabar baik datang dari BULOG Aceh. Mereka memastikan stok beras di seluruh provinsi dalam kondisi sangat aman dan lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Ini tentu jadi angin segar, terutama untuk menyambut Ramadan dan Idul Fitri 1447 H tahun depan.

Berdasarkan data per 18 Januari 2026, cadangan beras pemerintah yang mereka kelola mencapai 62.820 ton. Angka yang cukup besar itu tersebar di berbagai gudang dan kantor cabang di penjuru Aceh. Tak cuma beras, stok minyak goreng juga tersedia lumayan banyak, yakni 191.428 liter. Jadi, soal pangan pokok, tampaknya tak perlu khawatir.

Direktur Utama BULOG, Letjen TNI Purn Dr. Ahmad Rizal R S.Sos. SH. M.Han, menegaskan hal ini. Menurutnya, stok yang berlimpah menjadi fondasi kuat untuk menjalankan berbagai tugas pemerintah.

"Mulai dari menstabilkan pasokan dan harga, menyalurkan bantuan pangan, hingga tanggap darurat bencana, semua bisa berjalan tanpa ganggu kesiapan untuk periode konsumsi tinggi seperti sekarang," jelasnya dalam siaran pers.

Ia juga menyoroti realisasi penyaluran yang berjalan mulus.

"Hingga pertengahan Januari, realisasi CBP untuk bencana sudah mencapai 14.435 ton. Sementara untuk bantuan pangan beras, angkanya 9.980 ton. Realisasinya di banyak kabupaten/kota hampir atau bahkan sudah 100 persen. Ini menunjukkan efektivitas penyaluran kita," tambah Dirut BULOG.

Kondisi Stok di Takengon: Terkendali dan Terus Digenjot

Lalu, bagaimana dengan kabar yang beredar soal stok di Takengon? BULOG Aceh membantah ada masalah. Mereka justru menyatakan situasi di cabang Takengon sepenuhnya terkendali dan aman.

Per 17 Januari lalu, stok fisik beras di sana masih ada sekitar 280 ton. Dan itu sedang diperkuat dengan kiriman tambahan. Rencananya, akan ada pengiriman 5.000 ton beras dari Gudang Cabang Lhokseumawe yang tiba bertahap hingga akhir Januari. Tujuannya jelas: memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah.

Tak berhenti di situ, BULOG Aceh juga sedang mengerahkan pengiriman lintas cabang dari sejumlah wilayah. Aceh, Sumatera Utara, hingga DKI Jakarta menyumbang pasokan, dengan total rencana pergerakan mencapai 1.200 ton. Langkah ini khususnya ditujukan untuk mengamankan stok di daerah dataran tinggi dan wilayah yang akses distribusinya punya tantangan tersendiri, seperti Takengon.

Dengan serangkaian upaya tersebut, stok di Cabang Takengon dipastikan akan segera terisi optimal. Alhasil, semua program bantuan pemerintah dan lonjakan permintaan masyarakat jelang Ramadan dan Lebaran nanti bisa terlayani dengan baik.

Intinya, komitmen BULOG adalah menjaga ketahanan stok dan kelancaran distribusi. Mereka ingin memastikan seluruh masyarakat Aceh bisa menjalani tradisi Megang, beribadah di Ramadan, dan merayakan Idul Fitri dengan tenang. Tanpa harus pusing memikirkan kecukupan pangan di meja makan.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar