PNM Ajak Pelajar SLTA Bikin Konten Bermakna, Bukan Cuma Viral

- Jumat, 16 Januari 2026 | 14:12 WIB
PNM Ajak Pelajar SLTA Bikin Konten Bermakna, Bukan Cuma Viral

Di sana, mereka berdiskusi dengan Iqbal Raisid (Iqbalbalqi), produser Vindes, dan Aco Tenriyagelli (acotenri), sutradara film “Suka Duka Tawa untuk Tujuan”. Dialog itu mendorong para finalis membangun perspektif segar dalam berkarya.

Sekretaris Perusahaan PNM, Lalu Dodot Patria, menegaskan bahwa MVP lebih dari sekadar ajang kompetisi. Ini adalah cara PNM merangkul generasi muda.

“Kreativitas anak SLTA sekarang bukan cuma soal teknik ambil gambar atau edit. Tapi bagaimana mereka memakai konten untuk membaca kondisi sekitar, menangkap realitas, lalu menyampaikannya dengan empati. MVP kami hadirkan sebagai ruang belajar sekaligus berekspresi,” jelas Dodot.

Bagi PNM, konten adalah alat refleksi. Sebuah cara untuk menafsirkan kota, kehidupan, dan harapan sesuai semangat Asa Madani. Institusi ini ingin dikenal sebagai pemberi harapan lewat sentuhan yang “madani”, dan mereka percaya karya-karya muda ini adalah bagian dari proses itu.

“Sentuhan madani itu kami berikan karena kami yakin, dari sini akan lahir generasi muda yang lebih peka dan berdaya,” tutupnya.

Seluruh rangkaian acara, mulai tiket pesawat hingga akomodasi hotel, ditanggung penuh oleh PNM. Langkah ini sekaligus menjadi pengenalan dini. PNM berharap, suatu hari nanti para siswa ini bisa menjadi bagian dari garda terdepan pemberdayaan, misalnya sebagai Account Officer di lapangan.


Halaman:

Komentar