Dengan infrastruktur yang tersedia, daya sebesar 30 sampai 100 megawatt akan mengalir dari Laos menuju Singapura. Bukan tanpa alasan Laos dijuluki 'baterai Asia Tenggara'. Sementara itu, Singapura memang selalu kelimpungan mencari sumber energi karena keterbatasan lahan dan sumber daya domestik.
Visi untuk punya "supergrid" jaringan listrik raksasa regional sebenarnya sudah lama digaungkan di Asia Tenggara. Bayangannya, kalau jaringan ini terwujud, perdagangan listrik lintas batas antar negara ASEAN bakal jadi hal biasa.
Namun begitu, jalan menuju kesana masih panjang dan berliku. Realisasinya tak semudah membalik telapak tangan. Berbagai kendala, mulai dari soal regulasi, tantangan teknis, hingga pembiayaan di antara sebelas negara anggota, masih terus jadi penghalang yang serius.
Artikel Terkait
GTSI Ekspansi Armada Tangkap Peluang Kenaikan Tarif LNG Imbas Konflik Iran
IHSG Anjlok 2,65% Imbas Ketegangan Iran-Israel, Sektor Energi Melonjak
PJHB Ganti Galangan Kapal Ketiga, Beralih ke TSU karena Harga Lebih Kompetitif
Sido Muncul Catat Laba Bersih Rp1,23 Triliun di 2025 Didorong Ekspor yang Melonjak 31%