Antam Luncurkan Emas Imlek Shio Kuda 2026, Terbatas dan Penuh Filosofi

- Selasa, 13 Januari 2026 | 13:18 WIB
Antam Luncurkan Emas Imlek Shio Kuda 2026, Terbatas dan Penuh Filosofi

Di tengah hiruk-pikuk Jakarta Utara, tepatnya di kawasan Old Shanghai City, PT Aneka Tambang Tbk (Antam) baru saja meluncurkan sesuatu yang spesial. Mereka memperkenalkan emas tematik edisi Imlek 2026, yang kali ini mengangkat Shio Kuda sebagai tema utamanya. Rupanya, tradisi meluncurkan emas Imlek ini sudah berjalan konsisten sejak 2018 lalu.

“Antam mempersembahkan, emas Imlek 2026, Year of the Horse,” ucap Direktur Komersial Antam, Handi Sutanto, dalam acara peluncuran itu, Senin (12/1).

“Ini sebuah karya emas, yang tidak hanya memikir secara visual tetapi juga secara filosofi, energi, dan makna,” tambahnya.

Menurut Handi, simbol kuda yang diusung tahun depan diyakini membawa energi positif. Maknanya mendorong orang untuk berani mengambil langkah cepat, memutuskan sesuatu dengan tepat, dan melangkah penuh keberanian. Semangat kerja keras, optimisme, dan keyakinan juga jadi nilai yang ingin disematkan.

“Itu yang kami percayai dari Antam ketik kami membuat produk emas tematik Imlek 2026 ini,” tuturnya.

Nah, produk edisi khusus ini sengaja dihadirkan secara terbatas. Jadi, jangan harap bisa membelinya sepanjang tahun. Antam memposisikannya bukan cuma sebagai instrumen investasi biasa, melainkan lebih sebagai karya seni yang punya nilai koleksi tinggi.

“Menjadikannya bukan sekedar produk, bukan hanya sekedar investasi, tapi sebuah karya seni dengan nilai kolektif yang tinggi,” lanjut Handi.

Soal varian, tersedia beberapa pilihan berat. Mulai dari seri hadiah 0,5 gram, 1 gram, lalu ada yang 8 gram hingga yang cukup besar 88 gram. Desainnya menampilkan kuda dengan elemen keberuntungan seperti karakter “Fu”. Dengan ragam ukuran ini, Antam berharap bisa menjangkau lebih banyak kalangan, entah untuk dijadikan kado Imlek atau sekadar disimpan sebagai investasi.

Minat masyarakat terhadap emas tematik jelang Imlek memang selalu meningkat. Dan berdasarkan evaluasi internal perusahaan, produk edisi Imlek inilah yang jadi bintang penjualan dari tahun ke tahun. Konsisten jadi yang terbaik.

“Dengan penjualan yang paling baik dari tahun ke tahun ini itu semua tidak akan terjadi tanpa support,” kata Handi, menyebut peran dukungan berbagai pihak.

Performa emas Antam sendiri memang sedang bagus-bagusnya. Sebelumnya, mereka mencatatkan peningkatan tajam penjualan hingga kuartal III 2025. Angkanya tembus Rp 58,67 triliun! Itu artinya naik 64 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 35,70 triliun. Kontribusinya terhadap pendapatan perusahaan sangat signifikan.

Faktanya, emas menyumbang 81 persen dari total penjualan Antam yang secara keseluruhan naik 67 persen menjadi Rp 72,03 triliun. Hampir seluruhnya, sekitar 96 persen, berasal dari penjualan domestik yang mencapai Rp 69,31 triliun.

Peningkatan ini ditopang kenaikan volume penjualan sebesar 20 persen, dari 28.567 kilogram menjadi 34.164 kilogram. Sementara produksi emas tambang mereka dalam periode tersebut tercatat 590 kilogram.

Kinerja gemilang di segmen emas ini jadi penopang utama laba perusahaan. Di kuartal III 2025, laba Antam melonjak 197 persen menjadi Rp 6,61 triliun, dibandingkan Rp 2,23 triliun di periode yang sama tahun lalu. Sungguh lompatan yang luar biasa.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar