PT SMR Utama Tbk (SMRU) menghadapi pukulan berat. Perusahaan ini baru saja kehilangan kontrak jasa penambangan batu bara yang menjadi tulang punggung bisnisnya. Mitra yang mengakhiri kerja sama itu adalah PT Manggala Usaha Manunggal (MUM), bagian dari Titan Group.
Corporate Secretary SMRU, Arief Novialdi, tak menampik dampak besar dari berakhirnya perjanjian ini. Menurutnya, hal itu akan sangat mempengaruhi kondisi keuangan perseroan.
"Mengingat perjanjian jasa penambangan batu bara tersebut adalah satu-satunya sumber pendapatan perseroan saat ini,"
ujarnya dalam keterbukaan informasi yang dirilis Senin (12/1/2025).
Artikel Terkait
Dua Emiten Baru Kehilangan Lebih dari 80% Investor dalam Tiga Bulan
BBRI Pertahankan Posisi Puncak Saham dengan Investor Terbanyak di Maret 2026
Matahari Patok Dividen Rp250 per Saham, Yield Capai 13%
IHSG Menguat Tipis 0,44% di Tengah Aksi Jual-Beli Aktif