Ini baru langkah awal. Rencananya, Danantara akan terus melanjutkan pembangunan secara bertahap. Target mereka cukup ambisius: 15.000 unit dalam beberapa bulan ke depan. Tujuannya jelas, memastikan setiap keluarga korban bencana punya tempat tinggal sementara yang layak.
Progres pembangunan di lapangan sebenarnya sudah menunjukkan angka yang menggembirakan. Menurut laporan Kementerian PU, pembangunan Huntara di Aceh Tamiang sudah mencapai 75 persen. Mereka menargetkan semua rampung pada 10 Januari nanti.
Lokasinya di Gampong Bundar. Rancangannya terdiri dari 7 blok bangunan modular, di mana satu blok bisa menampung 12 kepala keluarga atau sekitar 48 orang.
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, turut menyoroti komitmen pemerintah dalam proyek ini.
“Kami berkomitmen untuk men-support penuh BNPB. Huntara ini dibangun agar masyarakat terdampak dapat segera tinggal di tempat yang lebih layak, aman, dan bermartabat. Selain hunian, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan sarana air bersih dan sanitasi,” ujarnya.
Jadi, harapannya, bantuan konkret ini bisa segera meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh Tamiang. Mereka butuh kepastian dan rasa aman, dan Huntara diharapkan bisa menjadi awal yang baik.
Artikel Terkait
Ramadan 2026 Diprediksi Picu Gelombang Pinjol, OJK Waspadai Dominasi Kredit Konsumtif
Pemulihan SPBU Aceh Tembus 97 Persen Pascabencana
Di Balik Kenaikan IHSG, Sepuluh Saham Ini Justru Terjun Bebas
BEI Dibanjiri Emisi Baru, IHSG Nyaris Sentuh 9.000 di Awal 2026