Serangan AS ke Venezuela Pacu Harga Emas ke Level Tertinggi Pekan Ini

- Selasa, 06 Januari 2026 | 07:30 WIB
Serangan AS ke Venezuela Pacu Harga Emas ke Level Tertinggi Pekan Ini

Presiden Donald Trump bahkan memberikan peringatan keras. Dia menyebut kemungkinan serangan lanjutan jika Caracas menolak upaya AS membuka sektor minyak dan menghentikan perdagangan narkoba. Trump juga mengisyaratkan tindakan potensial terhadap Kolombia dan Meksiko terkait aliran narkoba ilegal.

Nah, dalam iklim seperti inilah emas selalu bersinar. Sebagai penyimpan nilai tradisional, logam ini kinclong di lingkungan suku bunga rendah karena tidak memberikan imbal hasil justru itu jadi keunggulannya.

Zumpfe punya pandangan ke depan. Menurutnya, peluang emas mendobrak rekor tertinggi baru sangat terbuka. Syaratnya, ketegangan geopolitik meluas atau data ekonomi AS yang datang membuktikan The Fed perlu memotong suku bunga lebih dalam dari perkiraan pasar.

Sekarang, mata pelaku pasar tertuju pada data nonfarm payrolls AS untuk Desember, yang dirilis Jumat mendatang. Banyak yang berharap akan ada setidaknya dua kali pemangkasan suku bunga tahun ini.

Emas bukan satu-satunya yang merayap naik. Harga perak juga melambung 5,2 persen ke USD 76,37 per ons menyusul kenaikan gila-gilaan 147 persen sepanjang 2025. Statusnya sebagai mineral kritis AS dan defisit pasar di tengah permintaan yang membubung jadi alasannya.

Logam mulia lain ikut menikmati sentimen positif. Platinum naik 5,9 persen ke USD 2.269,55, sementara palladium menguat 3,4 persen menjadi USD 1.694,75 per ons.


Halaman:

Komentar