Senin sore (5/1) itu, Istana Kepresidenan di Jakarta Pusat tampak ramai. Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan mendadak, mengumpulkan sejumlah menteri ekonomi di tengah hiruk-pikuk ibukota.
Pantauan di lokasi menunjukkan, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia adalah salah satu yang pertama tiba. Jam di menunjuk pukul tiga sore lewat ketika ia melintas, namun tak ada penjelasan apa pun mengenai agenda kedatangannya. Bahlil hanya melangkah cepat, masuk ke dalam istana.
Tak berselang lama, sekitar setengah jam kemudian, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyusul. Ia terlihat mengenakan kemeja putih yang rapi. Saat ditemui, Airlangga sempat menyampaikan bahwa pemerintah tengah memantau ketat sebuah perkembangan.
“Kami masih memonitor eskalasi antara Venezuela dan Amerika Serikat,” ujarnya.
Menurut Airlangga, fokus utama pemantauan adalah dampaknya terhadap harga minyak dunia. Namun begitu, ia menilai situasi masih terkendali.
Artikel Terkait
OCBC NISP Bagikan Dividen Rp1,03 Triliun, Nilai per Saham Turun 58%
Avian Brands Bagikan Dividen Final Rp709 Miliar, Total 2026 Capai Rp1,36 Triliun
Analis Soroti Anomali: Kinerja BCA Gemilang, Harga Saham Justru Anjlok
ARNA Bagikan Dividen Rp330 Miliar, Setara Rp45 per Saham untuk Tahun Buku 2025