Tahun 2026 dibuka dengan sentimen positif untuk saham MPX Logistics International. Saham emiten berkode MPXL itu melesat tinggi di perdagangan Jumat pekan lalu, tepatnya tanggal 2 Januari. Harganya terkerek naik 11,36 persen, berhenti di level Rp 294 per lembar. Kenaikan tajam ini tentu saja menyuntikkan optimisme tersendiri bagi para pemegang saham.
Lonjakan harga itu bukan hanya angka di layar monitor. Nilai kapitalisasi pasar perusahaan ikut terdongkrak, kini mencapai Rp588 miliar. Sebuah awal yang cukup menggembirakan.
Di balik kinerja pasar yang menggembirakan itu, manajemen punya sejumlah rencana. Wijaya Candera, sang Direktur Utama, mengungkapkan setidaknya ada enam strategi bisnis yang disiapkan untuk memperkuat fundamental perusahaan di tahun ini. Intinya, mereka ingin mengoptimalkan segala yang sudah berjalan sambil membuka peluang-peluang baru.
"Kerja sama dengan PLTU di Jawa–Bali serta penambahan portofolio angkutan komoditas baru, seperti CPO (Crude Palm Oil)," jelas Wijaya, Minggu (4/1/2026).
Rencananya cukup komprehensif. Mulai dari membuka dan memperluas rute angkutan baru, memaksimalkan penggunaan armada kapal tongkang untuk perdagangan batu bara, hingga menjalin kemitraan strategis dengan distributor suku cadang dan ban. Tak lupa, ekspansi distribusi material juga akan dilakukan, tidak lagi terpaku hanya pada komoditas semen curah.
Lantas, bagaimana para pengamat memandang langkah-langkah ini? Indrawijaya Rangkuti, seorang pengamat pasar modal, melihatnya sebagai sinyal positif. Menurutnya, upaya penataan bisnis dan penguatan fundamental yang dilakukan MPXL berpotensi memicu wacana aksi korporasi. Bisa saja menarik minat investor baru, atau bahkan pihak eksternal yang punya kepentingan strategis.
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Melonjak Rp 27 Ribu per Gram di Awal Pekan
IHSG Dibuka Hijau, Sentimen Positif Lanjutkan Tren dari Pekan Lalu
Gejolak Venezuela Tak Mampu Tahan Laju Penurunan Harga Minyak
Geoprima Solusi Pacu Dana Segar Usai Masuknya Pengendali Baru