Menurut Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, tren serupa terlihat di lintasan sebaliknya. Pergerakan dari Jawa ke Sumatera perlahan melandai seiring berakhirnya puncak liburan.
Dia merinci, jumlah truk logistik di lintas ini anjlok 46,5 persen, sementara bus turun 4 persen. Secara keseluruhan, penumpang dari Jawa ke Sumatera turun 10,3 persen dan kendaraan menyusut 21,3 persen. Penurunan ini, kata Windy, wajar saja. Ini pertanda pola perjalanan mulai kembali normal setelah gegap gempita libur panjang.
Nuansa liburan ternyata tak hanya terasa di kapal. Dari 29 Desember hingga 4 Januari lalu, Siger Park di kawasan Bakauheni Harbour City (BHC) ramai jadi tujuan wisata. Kawasan itu hidup dengan berbagai aktivitas: pertunjukan musik, atraksi budaya khas Lampung, sampai Festival Kuliner yang melibatkan puluhan pelaku UMMS lokal.
ASDP juga tak lupa mengajak pengunjung berbagi. Di tengah kemeriahan, mereka mengingatkan soal saudara-saudara yang terdampak banjir dan longsor di Sumatera Utara, Aceh, dan Sibolga. Sebuah Stand Donasi sengaja dibuka di BHC selama festival berlangsung, mengajak pengunjung untuk menyisihkan sebagian kebahagiaan mereka.
Artikel Terkait
SIPF Dorong Penguatan Kelembagaan untuk Sejajar dengan LPS
Ketegangan di Selat Hormuz dan Serangan Israel Picu Lesunya Pasar Saham Asia
Harga Emas Antam Turun Rp50 Ribu per Gram, Buyback Anjlok Rp59 Ribu
IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan, Analis Soroti Enam Rekomendasi Saham