Trump Kerahkan Raksasa Minyak AS Garap Ladang Minyak Venezuela yang Terbengkalai

- Minggu, 04 Januari 2026 | 10:42 WIB
Trump Kerahkan Raksasa Minyak AS Garap Ladang Minyak Venezuela yang Terbengkalai

Serangan militer AS ke Venezuela belum lama usai, tapi Presiden Donald Trump sudah bicara soal rencana besar. Ia mengumumkan Amerika akan "memperbaiki" industri minyak negara itu, yang disebutnya sudah mengalami kegagalan total bertahun-tahun lamanya. Rencananya, perusahaan-perusahaan minyak raksasa AS akan dikerahkan untuk menggarap ladang minyak Venezuela.

“Kami akan mengerahkan perusahaan-perusahaan minyak besar Amerika Serikat, yang terbesar di dunia, masuk ke sana,” tegas Trump dalam konferensi pers.

“Mereka akan menghabiskan miliaran dolar, memperbaiki infrastruktur yang rusak parah, dan mulai menghasilkan uang untuk negara itu,” tambahnya.

Klaim Trump ini punya dasar. Data dari US Energy Information Administration (EIA) menyebut Venezuela punya cadangan minyak mentah sekitar 303 miliar barel. Angka itu setara dengan seperlima sumber daya minyak dunia. Potensi yang sangat besar, namun terbengkalai.

Namun begitu, detail operasinya masih samar. Trump hanya menyebut akan menggunakan 'sekelompok orang' untuk mengelola semuanya. Ia tak mau menjabarkan lebih lanjut siapa saja yang terlibat.


Halaman:

Komentar