Surge, atau PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), baru saja mengumumkan kerja sama yang cukup menarik. Mereka menggandeng FiberHome, pemain global di bidang solusi IT. Tujuannya? Untuk mendorong penerapan layanan 5G Fixed Wireless Access (FWA) mereka yang memakai spektrum 1,4 GHz, dengan brand IRA-Internet Rakyat. Ini bukan sekadar proyek biasa, tapi disebut-sebut sebagai peluncuran komersial pertama di dunia untuk teknologi tersebut.
Kalau berjalan sesuai rencana, langkah ini bisa mengukuhkan posisi Indonesia di peta inovasi broadband global. Intinya, Surge punya misi besar: menyediakan konektivitas yang terjangkau dan andal untuk jutaan rumah, terutama di daerah-daerah yang selama ini kesulitan akses internet.
Presiden Direktur Surge, Yune Marketatmo, tak menyembunyikan antusiasmenya. Menurutnya, kolaborasi ini adalah tonggak penting.
"Sebagai perusahaan pertama yang mengomersialkan 5G FWA di spektrum 1,4 GHz, kami ingin menetapkan standar baru. FiberHome punya keahlian dan kemampuan yang sudah terbukti untuk implementasi skala besar. Mereka mitra ideal," ujarnya.
Dia menambahkan, kerja sama ini pada akhirnya bertujuan mempercepat inklusi digital. "Kami ingin memberdayakan komunitas dengan konektivitas yang mudah diakses, untuk mendorong kemajuan sosial dan ekonomi," katanya dalam keterangan resmi, Rabu (24/12/2025).
Nah, soal teknisnya, FiberHome akan memasok perangkat FWA lengkap yang dirancang khusus untuk spektrum 1,4 GHz. Produk-produk inilah yang nantinya jadi tulang punggung jaringan Surge. Untuk tahap awal, fokusnya akan di dua wilayah yang karakternya sangat berbeda: Jawa yang padat permintaan, serta Maluku dan Papua yang masih banyak kesenjangan infrastruktur.
Teknologi radio dari FiberHome disebut punya cakupan luas dan hemat energi, cocok untuk daerah dengan kepadatan pengguna tinggi. Dengan ini, Surge berharap bisa memperluas jangkauan dengan lebih cepat.
Di sisi lain, FiberHome juga menyambut baik kolaborasi ini. Presiden Direktur FiberHome untuk South Pacific Region, Liang Dong, menyebut mereka merasa terhormat bisa terlibat.
"Inisiatif komersialisasi 5G FWA pada spektrum 1,4 GHz ini adalah yang pertama di dunia. Itu menunjukkan kepemimpinan Indonesia," ujar Liang Dong.
Dia menegaskan, perusahaannya berdedikasi menyediakan solusi jaringan yang tangguh dan siap untuk masa depan. "Kemitraan ini menegaskan komitmen kami untuk memberdayakan ekosistem digital Indonesia dan mendukung transformasi ekonominya," tambahnya.
Perjalanan menuju peluncuran komersial sudah dimulai. Saat ini, kedua perusahaan telah melakukan instalasi dan mengoperasikan site di Jawa untuk uji coba pra-komersial. Targetnya, layanan komersial akan diluncurkan pada kuartal pertama 2026 nanti.
Yang menarik adalah skema harganya. Layanan internet berkecepatan tinggi hingga 100 Mbps dengan kuota tanpa batas ini rencananya akan ditawarkan seharga Rp 100.000 saja. Harapan besarnya, harga yang terjangkau ini bisa merevolusi akses broadband di Indonesia.
Dampaknya bisa luas sekali. Sinergi antara jaringan Surge, teknologi FiberHome, dan keunggulan spektrum 1,4 GHz ini berpotensi membuka akses lebar-lebar. Mulai dari mendukung pembelajaran jarak jauh, membantu UKM go digital, hingga meningkatkan efisiensi layanan publik. Semuanya bermuara pada satu hal: menyambungkan lebih banyak orang ke dunia digital.
Artikel Terkait
Bundamedik (BMHS) Targetkan Pertumbuhan Dua Digit pada 2026
NPGF Dapat Kredit Rp54,02 Miliar dari Bank Sinarmas untuk Modal Kerja
Jinlong Resources Mulai Tender Wajib atas Saham Hotel Fitra International
Permintaan Emas Global Tembus Rekor 5.002 Ton pada 2025, Investasi Jadi Penggerak Utama