Kondisi pasar valas juga tak terlalu mendukung. Menurut pantauan data Bloomberg, nilai tukar rupiah siang ini sedikit melemah. Mata uang kita melemah tipis 4 poin, atau setara 0,02 persen, ke level Rp 16.781 per dolar AS.
Lalu, bagaimana kabar bursa Asia lainnya?
Sentimen serupa ternyata juga terasa di sejumlah bursa regional. Di Tokyo, Indeks Nikkei 225 turun 0,22 persen ke 50.289,8. Sementara di Hong Kong, Indeks Hang Seng hampir-hampir flat, hanya turun 0,01 persen ke 25.798,8.
Namun begitu, tidak semua pasar berwarna merah. Ada juga yang mencatatkan penguatan. Indeks SSE Composite di Shanghai, China, berhasil naik 0,44 persen ke 3.926,84. Begitu pula dengan Indeks Straits Times di Singapura yang menguat dengan persentase sama, 0,44 persen, ke level 4.630,4.
Jadi, secara keseluruhan, suasana perdagangan siang ini di dalam negeri cenderung lesu. Investor tampak lebih berhati-hati, menunggu sinyal yang lebih jelas sebelum mengambil langkah besar.
Artikel Terkait
Laba Bersih CSRA Melonjak 27,7% Didorong Kenaikan Harga CPO
Saham Bakrie Melawan Arus, ENRG dan DEWA Catat Kenaikan Signifikan
BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham Multipolar Technology Usai Anjlok 76%
Tambang Nikel Hengjaya di Morowali Dihentikan Sementara Usai Kecelakaan Kerja Tewaskan Pekerja