Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengambil langkah tegas. Saham PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) distop sementara perdagangannya, atau disuspensi, mulai sesi pertama hari ini, Senin 22 Desember 2025. Ini bukan kali pertama. Saham yang baru melantai di pasar modal itu memang sedang jadi buah bibir, lantaran harganya melonjak luar biasa.
Keputusan ini langsung disampaikan oleh Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono. Menurutnya, suspensi dilakukan karena ada peningkatan harga kumulatif yang dinilai terlalu signifikan. "Ini bentuk perlindungan kami untuk investor," ujarnya.
"Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham RLCO di pasar reguler dan pasar tunai mulai sesi I tanggal 22 Desember 2025 sampai dengan pengumuman Bursa lebih lanjut,"
Begitu bunyi pengumuman resminya. Aji juga berpesan agar semua pihak yang berkepentingan jeli memperhatikan setiap informasi terbuka dari perusahaan.
Sejujurnya, situasi ini terasa deja vu. Baru Kamis lalu, 18 Desember, BEI juga sempat menghentikan perdagangan RLCO dengan alasan serupa: lonjakan harga. Tapi rupanya, efeknya hanya sementara. Begitu perdagangan dibuka kembali, saham ini langsung menyentuh batas auto reject atas (ARA).
Artikel Terkait
Harga Emas Anjlok Tajam di Tengah Ketegangan Geopolitik dan Kekhawatiran Inflasi
Ketegangan AS-Iran Picu Aksi Jual dan Pelemahan Pasar Saham Asia
Avatar: Fire and Ash Tembus USD1 Miliar, Jadi Film Ketiga Disney yang Raih Prestasi Serupa di 2025
Analis Prediksi IHSG Masih Berpotensi Koreksi ke Level 6.745