Kabar membanggakan datang dari Italia. Di tengah suasana Lebaran, pembalap muda Indonesia, Qarrar Firhand, berhasil menghadirkan kado manis dengan finis kedua pada putaran final WSK Super Master Series 2026. Podium itu ia persembahkan untuk seluruh masyarakat Tanah Air.
Perlombaan berlangsung ketat di Sirkuit Franciacorta, Minggu (22/3/2026) sore waktu setempat. Di kelas yang diisi pembalap-pembalap terbaik dunia, Qarrar tampil dengan performa solid. Rasanya, momen kemenangan ini jadi lebih emosional karena bertepatan dengan hari raya Idul Fitri.
Harus diakui, perjuangannya kali ini tidak mudah. Ia harus melewatkan momen berkumpul dengan keluarga di hari yang fitri. Namun, pengorbanan itu terbayar sudah. Dedikasi pebalap bernomor 220 itu berbuah manis dengan berkibarnya bendera Merah Putih di panggung internasional.
Dominasinya sebenarnya sudah terlihat sejak awal. Bermula dari posisi ketiga kualifikasi, Qarrar terus menunjukkan konsistensi yang mengagumkan sepanjang babak heats.
Namun begitu, babak final-lah yang benar-benar menguji. Selama 16 lap, ia menunjukkan ketenangan yang luar biasa. Catatan waktunya sangat kompetitif, hanya terpaut 0,418 detik dari sang pemenang. Performa itu sekaligus menjadi bukti kematangan tekniknya di kelas Senior yang memang terkenal sengit.
Usai menerima trofi, perasaan campur aduk tetap terlihat. Qarrar mengakui ada sedikit kegundahan di hatinya.
"Jujur, sedikit sedih Lebaran kali ini enggak bisa bareng keluarga di rumah. Tapi it’s all worth it!” ujar Qarrar, Senin (23/3/2026).
“Podium ini buat kalian semua di Indonesia. Happy Eid Mubarak guys, this one’s for the country Indonesia!" imbuhnya penuh semangat.
Dengan prestasi ini, Qarrar kembali menegaskan reputasinya sebagai pembalap muda yang konsisten dan mampu mengharumkan nama bangsa di ajang World Series Karting (WSK). Langkahnya belum berhenti. Ia akan segera kembali bertarung di Trofeo Di Primavera Lonato 2026, Kategori KZ, pada 28-29 Maret mendatang.
Di sisi lain, langkah impresifnya di kancah global ini tak lepas dari dukungan kuat para mitra strategis nasional, seperti Pertamina, Simpati, dan BRI. Kolaborasi semacam ini menunjukkan bagaimana sinergi yang baik dari sektor industri bisa mendorong talenta lokal meraih level dunia.
Artikel Terkait
PSM Makassar Buktikan Daya Tarik sebagai Rumah Pemain Asing: Yuran dan Victor Luiz Bertahan di Tengah Isu Sanksi FIFA
PSM Makassar Buktikan Diri Masih Jadi Rumah Nyaman bagi Pemain Asing di Tengah Ancaman Sanksi FIFA
Persija Akui Peluang Juara Tinggal Satu Persen, Fokus Jadi Penentu Gelar
Peluang Juara Persija Tinggal Satu Persen, Souza Akui Berat tapi Tak Menyerah