KKP Tambah 35 Kampung Nelayan Baru, Total Capai 100 Titik

- Senin, 22 Desember 2025 | 03:06 WIB
KKP Tambah 35 Kampung Nelayan Baru, Total Capai 100 Titik

Pemerintah lewat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tak main-main dengan program Kampung Nelayan Merah Putih. Setelah sebelumnya membangun di 65 titik, tahun depan mereka akan menambah 35 lokasi baru lagi di berbagai pesisir Indonesia. Kalau dijumlah, totalnya mencapai seratus kampung nelayan.

Ketua Tim Koordinasi Pelaksanaannya, Trian Yunanda, mengonfirmasi hal ini. Menurutnya, kontrak untuk 35 lokasi tambahan itu sudah ditandatangani.

"Kami sudah berkontrak kemarin dan pembangunan bisa segera dilakukan di 35 lokasi tambahan," katanya, seperti dilaporkan Antara, Minggu lalu.

Dana yang digelontorkan untuk tahap kedua ini cukup besar, mencapai Rp 859 miliar. Skemanya pakai kontrak tahun jamak. Targetnya, semua pembangunan harus kelar paling lambat Mei 2026. Tapi Trian berpesan, kecepatan jangan sampai mengorbankan kualitas. Mutu konstruksi dan estetika harus dijaga, begitu juga ketepatan waktu.

Yang tak kalah penting, masyarakat lokal harus dilibatkan sebagai pekerja. Dengan begitu, dampak ekonominya bisa langsung terasa oleh warga sekitar saat pembangunan berlangsung.

Di sisi lain, progres untuk 65 kampung nelayan tahap pertama ternyata cukup menggembirakan. Rata-rata penyelesaiannya sudah berada di kisaran 60 sampai 80 persen.

"Harapannya, pada Januari nanti seluruh pembangunan bisa rampung, sehingga fasilitas perikanan yang kami siapkan segera dimanfaatkan masyarakat," harap Trian.

Namun begitu, KKP sepertinya sudah melihat jauh ke depan. Mereka bahkan sedang menyiapkan sistem baru untuk tahun-tahun berikutnya.

"Kami juga sedang menyiapkan pembangunan KNMP berbasis sistem klaster untuk tahun anggaran 2026," jelas Trian.

Program klaster ini memang baru akan berjalan pada 2026. Saat ini, prosesnya masih di tahap awal. Ratusan surveyor dikerahkan turun ke lapangan untuk melakukan survei calon lokasi. Hasil survei inilah nanti yang akan jadi fondasi. Tujuannya jelas: agar pembangunan lebih cepat, tepat sasaran, dan jadi acuan penentuan lokasi di masa depan.

Komentar