Di bawah terik matahari Serang, Banten, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sebuah fakta yang menggelitik. Masih ada sekitar 29 juta warga Indonesia yang belum punya rumah. Angka itu ia sampaikan dengan nada serius, meski sorot matanya tetap hangat, dalam acara akad massal KPR FLPP untuk lebih dari 50 ribu unit, Sabtu lalu.
“Hari ini saya merasa gembira,” ujarnya, di hadapan ribuan pasangan yang menanti kunci rumah.
Tapi kegembiraan itu, menurutnya, hanya sebentar. “Walau saya sadar perjalanan masih jauh. Cita-cita kita masih jauh. 29 juta rakyat kita masih belum punya rumah.”
Persoalan sebesar ini, tegas Prabowo, jelas butuh kerja keras. Dan bukan kerja sendirian. Ia menekankan pentingnya kekompakan seluruh jajaran pemerintah, sambil secara khusus menyebut Menteri Perumahan Maruarar Sirait.
“Jadi, Pak Ara kerja keras. Semua menteri kita kompak, kita cari jalannya. Kalau ada kehendak, pasti ada jalan,” tambahnya, memecah kesunyian dengan kalimat yang tegas.
Di sisi lain, Prabowo juga bicara soal paradoks yang dihadapi negeri ini. Indonesia itu kaya, sumber dayanya melimpah. Itu faktanya. Namun begitu, tantangan terbesarnya justru ada di cara mengelolanya. “Kita kadang-kadang harus koreksi diri. Kadang-kadang kita kurang pandai mengelola kekayaan kita. Sekarang, harus kita kelola dengan baik,” ucapnya, seperti sedang berbicara pada diri sendiri dan semua yang hadir.
Narasi itu kemudian ia lanjutkan dengan penekanan pada peran negara. Menurutnya, program sebesar apapun termasuk perumahan hanya akan berhasil jika ada fondasi kuat. Fondasi itu adalah penegakan hukum dan pemerintahan yang bersih.
“Kita harus tegakkan hukum, tegakkan peraturan. Negara harus hadir,” tegasnya.
Lalu, dengan jeda yang terasa, ia menyambung, “Tapi negara juga harus bersih. Pemerintah harus bersih. Pemerintah tidak bisa mengizinkan institusi-institusinya korup.”
Pesan itu menggantung di udara, menjadi pengingat bahwa di balik sukacita penyerahan kunci hari itu, masih ada jalan panjang nan berliku yang harus ditempuh.
Artikel Terkait
MNC Sekuritas Gelar Instagram Live Bahas Strategi Investasi Hadapi Volatilitas Pasar
BPS Catat Penurunan Pengangguran Jadi 7,35 Juta Orang pada November 2025
Medco Energi Amankan Pinjaman Rp800 Miliar dari Bank ICBC untuk Capex
IHSG Menguat 0,66% di Awal Perdagangan, Sektor Energi Jadi Penggerak