Analis Prediksi IHSG Bakal Terguncang, Waspadai Koreksi ke Level 8.000-an

- Senin, 15 Desember 2025 | 05:30 WIB
Analis Prediksi IHSG Bakal Terguncang, Waspadai Koreksi ke Level 8.000-an

Pasar saham kita sepertinya akan memasuki pekan yang cukup bergejolak. IHSG diprediksi bakal rawan terkoreksi, berpotensi menguji level di kisaran 8.464 hingga 8.560. Area gap tipis yang tersisa pun kemungkinan besar akan ditutup dalam pergerakan ini.

Analisis teknis dari MNC Sekuritas, yang dirilis Senin (15/12/2025), punya penjelasannya. Menurut mereka, IHSG saat ini sedang berada di fase akhir wave [iii] dari wave 5 dengan label hitam. Itu yang jadi dasar prediksi koreksi tersebut.

Tapi, ada juga skenario terburuk yang perlu diwaspadai. Kalau ternyata IHSG sudah menyelesaikan wave (1), maka koreksi yang terjadi bisa jauh lebih dalam. Bisa-bisa sampai ke area 8.000an. Namun begitu, untuk sesi perdagangan mendatang, support utama ada di 8.553 dan 8.493. Sementara resistance-nya di level 8.714 dan 8.821.

Sentimen ini muncul setelah IHSG mencatatkan penguatan di akhir pekan lalu. Pada Jumat, 12 Desember 2025, indeks naik 0,46 persen ke posisi 8.660. Yang menarik, penguatan ini didukung oleh volume pembelian yang muncul, memberi sedikit sinyal positif di tengah kekhawatiran.

Nah, dalam laporannya, MNC Sekuritas juga memberikan beberapa rekomendasi saham untuk diperhatikan hari ini. Berikut cuplikannya.

ELSA - Spec Buy

ELSA ditutup di Rp496, naik 0,81 persen dengan volume pembelian yang mendukung. Meski begitu, pergerakannya masih terhalang MA60. Selama harga bisa bertahan di atas Rp490 (level stoploss), saham ini diperkirakan sedang di awal wave (iii) dari wave [c]. Rekomendasi beli di rentang Rp494-Rp496 dengan target Rp510 dan Rp520.

CBDK - Buy on Weakness

CBDK melonjak 2,65 persen ke Rp8.700, juga didorong volume beli yang solid. Analis memperkirakan saham ini sedang berada di awal wave 5 dari wave (C). Disarankan untuk membeli saat melemah di area Rp8.450-Rp8.575. Target harga ada di Rp9.225 dan Rp9.525, dengan stoploss di bawah Rp8.300.

HRUM - Buy on Weakness

HRUM menguat 2,03 persen ke Rp1.005. Mirip dengan lainnya, volume pembelian ikut meramaikan. Kendati demikian, pergerakannya masih tertahan oleh MA20. Posisinya saat ini diduga sebagai bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave A. Beli saat lemah di Rp900-Rp945, target Rp1.080 dan Rp1.135. Stoploss: below Rp885.

RATU - Buy on Weakness

RATU naik 1,53 persen ke Rp11.625, dengan peningkatan volume yang cukup signifikan. Saham ini diperkirakan sedang berada di awal wave (v) dari wave [v]. Rekomendasi beli pada pelemahan di kisaran Rp11.200-Rp11.525. Target harga ditetapkan di Rp12.250 dan Rp12.675, dengan stoploss di bawah Rp10.975.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar