Gladi TKA 2025 Digelar, Siswa Antusias Ikuti Simulasi untuk Persiapan Asesmen Nasional

- Jumat, 31 Oktober 2025 | 17:00 WIB
Gladi TKA 2025 Digelar, Siswa Antusias Ikuti Simulasi untuk Persiapan Asesmen Nasional

Gladi Tes Kompetensi Akademik (TKA) 2025 Digelar, Siswa Antusias Ikuti Simulasi

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi menggelar gladi Tes Kompetensi Akademik (TKA) 2025. Kegiatan ini disambut antusias oleh para siswa di berbagai daerah sebagai persiapan menghadapi asesmen nasional.

Maksud dan Tujuan Gladi TKA 2025

Kepala BSKAP Kemendikdasmen, Toni Toharudin, menegaskan bahwa gladi TKA merupakan langkah strategis untuk memastikan kesiapan teknis dan mental siswa. Simulasi ini dirancang agar peserta dan satuan pendidikan memahami alur pelaksanaan sekaligus menguji kesiapan perangkat dan sistem yang akan digunakan.

"Kami berkomitmen memastikan pelaksanaan TKA berlangsung lancar, kredibel, dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi seluruh peserta," jelas Toni Toharudin dalam keterangan resminya.

Respon Positif Siswa Terhadap Simulasi TKA

Antusiasme tinggi ditunjukkan siswa di Denpasar, Makassar, Medan, Pontianak, dan Sorong. Nika De Helen Merlena Dewi, siswa SMA Negeri 9 Denpasar, mengungkapkan bahwa gladi TKA membantunya memahami mekanisme teknis mulai dari login, pengisian soal, hingga penanganan kendala selama ujian.

Pendapat serupa disampaikan Mady Aji Brahma Fiasa Swastawan dari sekolah yang sama. Menurutnya, simulasi ini memberikan gambaran jelas tentang alur dan konten asesmen, sekaligus menjadi bekal untuk meraih nilai standar nasional yang diakui perguruan tinggi dalam dan luar negeri.

Dukungan dari Pemangku Kepentingan Pendidikan

Kepala SMA Negeri 2 Sorong, Rode Lidia Momot, menilai TKA sebagai sarana inovatif untuk memacu semangat belajar siswa. Sementara Ferdiansyah, Ketua Umum PP IPP, menegaskan TKA menjadi momentum penting dalam membangun integritas dan ketangguhan karakter pelajar Indonesia.

Darmin Mbula, OFM dari Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK), menambahkan bahwa TKA berperan sebagai instrumen asesmen holistik yang tidak hanya mengukur kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter siswa yang kreatif, kritis, dan mampu berkolaborasi.

Ajakan untuk Ikut TKA dengan Semangat dan Jujur

Ketua OSIS SMA Negeri 3 Kota Sorong, Wan Giovany Mabruaru, mengajak seluruh pelajar Indonesia mengikuti TKA dengan semangat dan kejujuran tinggi. Menurutnya, TKA bukan sekadar ujian, melainkan langkah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan dan membentuk generasi berintegritas menuju Indonesia Emas.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler