Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia mendadak riuh Kamis (11/12/2025) pagi. Pasalnya, BEI secara serentak menghentikan sementara transaksi untuk delapan emiten. Langkah ini diambil menyusul lonjakan harga yang dianggap tidak wajar sehari sebelumnya.
Kedelapan saham yang disuspensi itu adalah KETR (Ketrosden Triasmitra), IRSX (Folago Global Nusantara), CITY (Natura City Developments), dan TRON (Teknologi Karya Digital Nusa). Tak cuma itu, GTSI (GTS Internasional), PTDU (Djasa Ubersakti), KIOS (Kioson Komersial Indonesia), serta PEGE (Panca Global Kapital) juga ikut terkena dampaknya.
"Bursa memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham KETR, IRSX, CITY, TRON, GTSI, PTDU, KIOS, dan PEGE pada tanggal 11 Desember 2025,"
Begitu bunyi pengumuman resmi BEI yang sudah diterbitkan sehari sebelumnya, Rabu (10/12/2025).
Artikel Terkait
Ketegangan AS-Iran Picu Aksi Jual dan Pelemahan Pasar Saham Asia
Avatar: Fire and Ash Tembus USD1 Miliar, Jadi Film Ketiga Disney yang Raih Prestasi Serupa di 2025
Analis Prediksi IHSG Masih Berpotensi Koreksi ke Level 6.745
Laba Bersih ABM Investama Anjlok 51% di Tengah Tekanan Harga Batu Bara