Namun begitu, tidak semua sektor beruntung. Teknologi, kesehatan, transportasi, dan properti justru tercatat merah, meski pelemahannya relatif terbatas. Sektor transportasi jadi yang tertekan paling dalam, turun 0,54 persen.
Nah, soal saham individu, ada beberapa nama yang melesat tajam. PBSA (Paramita Bangun Sarana) memimpin dengan kenaikan hampir 19%, disusul CTTH (Citatah) dan MORA (Mora Telematika) yang juga naik di atas 17%. Pergerakan mereka cukup menarik perhatian.
Di daftar yang berseberangan, saham-saham seperti HOPE (Harapan Duta Pertiwi) dan TRIN (Perintis Triniti Properti) mengalami tekanan jual yang cukup keras, terkoreksi lebih dari 14%. PADI (Minna Padi Investama Sekuritas) juga ikut terpuruk, melorot 13,74%.
Pasar memang punya dua sisi: ada yang bersorak, ada yang perlu menahan napas. Rekor baru IHSG hari ini memberi warna cerah, meski di baliknya tetap ada dinamika naik-turun yang wajar.
Artikel Terkait
LUCY dan BLUE Kembali Diperdagangkan, Namun LUCY Masih Diawasi Ketat
Emas Diprediksi Tembus USD 6.000, Rekor Baru Terus Tercipta
Dow Jones Terseret, S&P 500 Cetak Rekor Baru di Tengah Antisipasi Keputusan Fed
Saham AS Terbelah: S&P 500 Cetak Rekor, Dow Jones Tergelincir Jelang Keputusan Fed