Menurut Sycamore, situasi ini jelas jadi lampu hijau. Aset-aset berisiko punya peluang untuk terus merangkak naik hingga tutup tahun.
Selain soal proyeksi suku bunga, ada satu pengumuman lain yang menarik perhatian. The Fed menyatakan akan mulai membeli obligasi pemerintah berjangka pendek (Treasury bills) mulai 12 Desember. Tujuannya untuk membantu mengelola likuiditas. Tahap awalnya sekitar USD40 miliar.
Kebijakan itu langsung berimbas pada pasar obligasi. Yield Treasury AS tenor dua tahun merosot sekitar 3 basis poin, sementara yield acuan untuk tenor 10 tahun juga ikut turun dengan besaran yang serupa. Sentimen pasar jelas berubah setelah pengumuman The Fed.
(NIA DEVIYANA)
Artikel Terkait
Centrepark Raih Top Brand Award 2026 untuk Kategori Parking Management
Pertamina Geothermal Energy (PGEO) Bidik Bisnis Sewa Alat Tambang
Jalan Tol Bali Mandara Ditutup 32 Jam untuk Nyepi 2026
Elnusa Siapkan Empat Strategi Dukung Target Satu Juta Barel Minyak per Hari