IHSG Bertahan Hijau di Tengah Kemelut Bursa Asia

- Rabu, 10 Desember 2025 | 12:12 WIB
IHSG Bertahan Hijau di Tengah Kemelut Bursa Asia

Pasar saham domestik menutup sesi pagi dengan catatan positif, Rabu (10/12) siang tadi. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bertahan di zona hijau, menguat 36,533 poin atau setara 0,42 persen, ke level 8.693,713. Pergerakannya memang tak terlalu tajam, tapi cukup untuk memberi sedikit kelegaan di tengah keriuhan bursa regional.

Indeks LQ45 juga ikut merangkak naik, tepatnya 4,804 poin (0,57 persen) ke posisi 852,861. Meski begitu, sentimen di dalam negeri terlihat masih bercampur. Dari total saham yang diperdagangkan, 266 emiten mengalami kenaikan harga. Namun begitu, jumlah saham yang melemah justru lebih banyak, mencapai 402. Sementara itu, 132 saham lainnya stagnan atau flat.

Aktivitas perdagangan terbilang cukup sibuk. Transaksi terjadi lebih dari 2,1 juta kali dengan volume yang mencapai 42,57 miliar saham. Nilai transaksinya pun tidak main-main, menembus angka Rp 19,21 triliun.

Di antara kerumunan itu, beberapa saham tampil menjadi penyelamat. Mereka adalah pahlawan lokal yang mendongkrak indeks hari ini.

Citatah Tbk (CTTH) melesat 31 poin ke level 120, kenaikan yang cukup fantastis sebesar 34,83 persen. Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) tak kalah perkasa, naik 55 poin ke 214.

Data Sinergitama Jaya Tbk (ELIT) juga meroket 58 poin, Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) melambung 295 poin, dan Bumi Resources Tbk (BUMI) menanjak 58 poin. Mereka inilah yang jadi top gainers siang tadi.

Sayangnya, kabar baik dari pasar saham tak diiringi performa rupiah. Menurut pantauan Bloomberg, mata uang kita justru melemah tipis 9 poin terhadap dolar AS, berada di kisaran Rp 16.685 per dolarnya.

Kondisi di kawasan Asia sendiri tampak suram. Hampir semua bursa besar tercatat merah pada sesi siang.

Indeks Nikkei 225 di Jepang turun 0,40 persen. Hang Seng di Hong Kong dan SSE Composite di China juga terperosok, masing-masing anjlok 0,46 persen dan 0,73 persen. Bahkan Straits Times Singapura ikut terseret, turun 0,30 persen.

Jadi, di tengah tekanan regional yang cukup kuat, kinerja IHSG hari ini bisa dibilang lumayan tangguh.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar