JAKARTA – Sorotan publik yang menyebut aksinya memanggul karung beras sebagai pencitraan akhirnya dibalas oleh Menko Pangan Zulkifli Hasan. Zulhas, panggilan akrabnya, justru menyatakan bahwa hal itu sudah jadi kebiasaan lamanya, bahkan sejak ia masih anak-anak.
"Saya diperintah Ibu saya almarhum, tiap hari itu harus memberikan bantuan. Saya setiap hari harus memberi. Itu kebiasaan mulai kecil, susah maupun senang, saya mulai 6 tahun, 7 tahun, biasa berbagi,"
Demikian penjelasan Zulhas dalam sebuah acara di Jakarta, Senin lalu. Baginya, membagikan beras bukanlah hal baru atau dibuat-buat. Justru, itu sudah seperti rutinitas yang melekat.
Setiap kali turun ke daerah, ia mengaku kerap melakukannya. "Setiap saya ke daerah saya memang bagi beras, biasa saya gotong beras, biasa. Biasa 500 kg, 100 kg, 5 kg, saya biasa itu, saya bagi, biasa," ujarnya lagi. Rupanya, bagi dia, aktivitas fisik seperti memanggul karung itu hal yang wajar dan tak perlu diperdebatkan.
Artikel Terkait
Intel Tersandung, Wall Street Menanti Bukti Nyata dari Hype AI
Intel Terjun Bebas, Pasar Saham AS Berakhir Pekan dengan Sentimen Hati-Hati
Darma Henwa Gelontorkan Rp110 Miliar untuk Beli Kembali Saham
Emas Antam Tembus Rp 2,88 Juta, Danantara Siapkan Rp 220 Triliun untuk Investasi Strategis