Di sisi lain, mayoritas bursa Asia justru tercatat melemah. Indeks Nikkei 225 Jepang turun tipis 0,18 persen ke 50.402. Sementara itu, Hang Seng Index Hong Kong tergelincir lebih dalam, 0,53 persen, ke posisi 25.947.
Tak jauh berbeda, Straits Times Index (STI) Singapura juga mencatatkan penurunan sebesar 0,23 persen, bertengger di level 4.520.
Jadi, pada awal pekan ini IHSG berhasil tampil sebagai salah satu yang positif. Meski rupiah sedikit tertekan, kinerja saham memberi angin segar. Perbedaan dinamika antara pasar saham dan valas ini memang kerap terjadi, menunjukkan aliran dana dan sentimen yang bisa bergerak tak selalu searah.
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Anjlok Rp 48 Ribu, Galeri24 Justru Melonjak
Timah Melonjak, Batu Bara Tembus USD 111: Pasar Komoditas Bergairah
Ketegangan AS-Iran Pacu Harga Minyak ke Level Tertinggi 5 Bulan
Emas Ambruk 5,7%, Euforia Rekor USD5.600 Berakhir Dramatis