Cabai Rawit Merah Tembus Rp72 Ribu, Harga Pangan Merangkak Naik Akhir Pekan

- Sabtu, 06 Desember 2025 | 14:30 WIB
Cabai Rawit Merah Tembus Rp72 Ribu, Harga Pangan Merangkak Naik Akhir Pekan

JAKARTA - Akhir pekan ini, pasar pangan nasional kembali bergerak. Sabtu (6/12/2025) pagi, suasana di sejumlah pasar tradisional tampak lebih ramai, dan yang paling banyak dibicarakan adalah kenaikan harga untuk beberapa bahan pokok.

Menurut data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia, yang dirilis sekitar pukul 8.30 WIB, lonjakan paling tajam terlihat pada cabai rawit merah. Harganya melesat hingga 31,58 persen, menyentuh angka Rp72.700 per kilogram. Cabai rawit hijau juga ikut naik, meski tak setinggi saudaranya, dengan kenaikan 14,15 persen ke level Rp54.050 per kg.

Namun begitu, tidak semua jenis cabai bernasib sama. Ada juga yang harganya justru melorot. Cabai merah besar dan cabai merah keriting tercatat turun masing-masing 3,09 persen dan 3,31 persen. Ini mungkin jadi sedikit pelipur lara di tengah tren kenaikan yang mendominasi.

Di sisi lain, komoditas bumbu dapur lain seperti bawang merah dan putih juga ikut merangkak naik. Bawang merah naik hampir 10 persen, dijual sekitar Rp49.250 per kg. Sementara bawang putih bertambah 1,4 persen, menjadi Rp39.700 per kg.

Untuk bahan pangan utama, beras menunjukkan kenaikan yang relatif stabil. Beras kualitas bawah I naik tipis 0,35 persen, dan beras super II naik 0,3 persen. Kenaikannya memang kecil, tapi tetap terasa bagi ibu-ibu rumah tangga yang belanja rutin.

Lalu bagaimana dengan lauk-pauk? Daging ayam ras segar naik 1,38 persen. Daging sapi, baik kualitas I maupun II, juga mengalami kenaikan meski sangat tipis, di kisaran 0,15-0,18 persen. Harganya sekarang berkisar di atas Rp130 ribu per kilogram untuk sapi.

Tak ketinggalan, barang-barang seperti gula pasir lokal, minyak goreng curah, dan telur ayam pun ikut merasakan efek kenaikan. Masing-masing naik di bawah 1,5 persen. Telur ayam, misalnya, sekarang dijual Rp32.350 per kg.

Secara keseluruhan, pantauan akhir pekan ini menunjukkan lebih banyak komoditas yang harganya naik ketimbang turun. Situasi ini tentu membuat para pembeli harus lebih jeli lagi memilih dan memilah kebutuhan di tengah fluktuasi harga yang terus terjadi.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar