Nasib PLTU Cirebon-1
Lalu, bagaimana dengan PLTU Cirebon-1 yang batal dipensiunkan dini? Rupanya, pemerintah kini harus mencari penggantinya. Mesti ada PLTU lain yang akan diajukan untuk program early retirement.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membeberkan alasannya. Menurutnya, dari sisi teknis, PLTU Cirebon-1 masih sangat layak pakai. Umurnya masih panjang dan teknologinya tergolong maju.
PLTU ini memakai teknologi supercritical, yang lebih modern dan efisien ketimbang PLTU batu bara model lama (subcritical).
"Jadi salah satunya ada pertimbangan teknis, karena Cirebon itu salah satunya yang umurnya masih panjang, dan teknologinya juga sudah supercritical dan relatif itu lebih baik," jelas Airlangga dalam konferensi pers di hari yang sama.
Jadi, dua berita itu yang mendominasi percakapan bisnis akhir pekan lalu. Satu soal kebijakan perumahan, satunya lagi tentang pergulatan kebijakan energi.
Artikel Terkait
BEI Perpanjang Penundaan Transaksi Short Selling hingga September 2026
Wall Street Menguat di Tengah Harapan Pembukaan Kembali Selat Hormuz
Program Mudik Gratis Pemerintah Berangkatkan 500 Pemudik dari Jakarta
BEI Tetapkan Libur Perdagangan 5 Hari Berturut-turut Maret 2026 untuk Nyepi dan Idulfitri