Gempa dan banjir bandang yang menerjang sejumlah wilayah di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh, membuat banyak pihak bergerak cepat. Di tengah situasi darurat ini, Pertamina Patra Niaga mengklaim telah menyiagakan seluruh sumber dayanya. Tujuannya jelas: mendukung penanganan bencana dan memastikan pasokan energi tidak terputus.
Menurut Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, langkah cepat ini mutlak diperlukan. "Kehadiran energi, terutama BBM, sangat krusial di saat-saat seperti ini," ujarnya.
Ia menjelaskan, operasi penanggulangan bencana mulai dari transportasi logistik, evakuasi warga, hingga layanan darurat lainnya sangat bergantung pada ketersediaan bahan bakar. Tanpa itu, semuanya bisa mandek.
Artikel Terkait
IHSG Bangkit 1,76% ke 7.710, Meski Nilai Transaksi Menyusut Tajam
BUMI Pertahankan Produksi Batu Bara 73-75 Juta Ton pada 2025
MNC Tourism Pacu Pengembangan KEK Lido City Seluas 3.000 Hektare
Pemerintah Diimbai Siapkan Ruang Fiskal Lebih Besar Antisipasi Dampak Krisis Global