Dengan tambahan 500 lot itu, porsi kepemilikannya kini bertambah tipis. Dari yang semula memegang 74.857.527 saham atau setara 7,89475 persen, kini naik menjadi 74.858.027 saham atau 7,89480 persen. Perubahannya memang kecil, tapi signifikan secara simbolis.
Di sisi lain, struktur kepemilikan MKPI sendiri masih didominasi oleh beberapa pemegang saham utama. PT Karuna Paramita Propertindo memegang kendali terbesar dengan 47,45 persen. Disusul kemudian oleh PT Apratima Sejahtera entitas yang dipakai Junita dengan 7,89 persen. Lalu ada PT Dwitunggal Permata (7,86%) dan PT Penta Cosmopolitan (7,49%).
Jadi, meski jumlah saham yang dibeli terbilang kecil, langkah Junita ini tetap menarik untuk dicermati. Apalagi ini dilakukan dalam rentang waktu yang berdekatan. Sepertinya ada keyakinan lebih di balik keputusan investasinya itu.
Artikel Terkait
Harga Emas Antam di Pegadaian Naik Tipis, Dua Produk Lainnya Stabil
Harga Emas Antam Stagnan di Rp 2,86 Juta per Gram
Wall Street Fokus pada Laporan Keuangan di Tengah Ketegangan Timur Tengah
INET (Sinergi Inti Andalan Prima) Ekspansi ke Bisnis Perdagangan Peralatan Telekomunikasi