Dua Raksasa Industri Kolaborasi Garap Proyek Sampah Jadi Energi di Bali

- Selasa, 25 November 2025 | 19:10 WIB
Dua Raksasa Industri Kolaborasi Garap Proyek Sampah Jadi Energi di Bali
Kolaborasi Garap Proyek WTE di Bali

Sebuah nota kesepahaman baru saja ditandatangani untuk menggarap proyek waste-to-energy (WTE) di Bali. Kerja sama ini melibatkan PT Sirkular Karya Indonesia (SKI), yang merupakan bagian dari PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC), dengan PT CCEPC Indonesia.

Lewat MoU ini, kedua perusahaan akan mengeksplorasi peluang kerja sama guna membidik proyek WTE di wilayah Bali. Nantinya, peran masing-masing sudah jelas. SKI akan bertindak sebagai penyedia dukungan investasi.

Di sisi lain, CCEPC akan memberikan dukungan teknis sebagai kontraktor EPC (Engineering, Procurement, Construction) dan O&M (Operation & Maintenance). Mereka juga yang akan mempersiapkan studi kelayakan untuk SKI.

Menurut Direktur Utama SKI, Sugiarto Romeli, kolaborasi ini merupakan langkah penting bagi perusahaan.

“Kolaborasi ini menjadi langkah penting bagi SKI untuk memperkuat komitmen kami di bidang keberlanjutan. Dengan pengalaman teknis CCEPC, kami percaya proyek WTE di Bali dapat menghadirkan solusi pengelolaan sampah yang lebih efektif dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Tak hanya itu, CCEPC juga akan melakukan kunjungan langsung ke lokasi. Mereka akan menilai semua jenis limbah yang ada di pabrik SKI. Dukungan penuh dan eksklusif juga akan diberikan untuk membantu SKI memenangkan setiap tender yang diikutinya.

CCEPC sendiri bukanlah pemain baru. Perusahaan rekayasa internasional ini fokus pada pengembangan teknologi energi kimia, tenaga listrik ramah lingkungan, hingga pembangunan taman industri dan proyek infrastruktur. Berbasis di Indonesia, mereka membawa serta pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang penelitian teknologi, konsultasi, desain, dan konstruksi EPC.

Inisiatif ini sejalan dengan upaya SKI yang terus berkomitmen pada inisiatif ramah lingkungan. Perusahaan aktif mendorong pengembangan solusi daur ulang dan ekonomi sirkular.

Sugiarto berharap langkah ini bisa memperkuat kontribusi nyata perusahaannya.

“Kami berharap langkah ini dapat semakin memperkuat kontribusi SKI dalam mendorong praktuk keberlanjutan di Indonesia,” kata Sugiarto.

Proyek WTE di Bali ini dinilai akan menjadi terobosan dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus menghasilkan energi. Sebuah langkah strategis yang patut untuk ditunggu perkembangannya.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar