Kolaborasi antara WINGS Group dan Alfamart untuk program Alfamart Sahabat Posyandu akhirnya resmi bergulir. Program yang direncanakan berjalan selama lebih dari enam bulan ini menargetkan 20.400 penerima manfaat, yang akan dijangkau melalui 200 titik lokasi di berbagai daerah.
Acara kick off-nya sendiri sudah digelar Kamis lalu, tepatnya pada 20 November, di gerai Alfamart Drive Thru Gading Serpong. Di sana, halaman gerai disulap menjadi posyandu terpadu yang menawarkan layanan cek kesehatan, konsultasi gizi, plus edukasi seputar tumbuh kembang anak. Tujuannya sederhana: mendekatkan layanan kesehatan ibu dan anak kepada masyarakat.
Menurut Sheila H. Kansil, Head of Corporate Communication & CSR WINGS Group, kolaborasi ini bukan sekadar program biasa. Ini adalah upaya nyata untuk menghadirkan dampak sosial yang relevan dan berkelanjutan.
“WINGS Group senang bisa kembali bekerja sama dengan Alfamart untuk memberikan manfaat nyata bagi ibu dan anak. Dukungan tiga produk unggulan kami yaitu Baby Happy, Kodomo Baby dan SoKlin Softener Fine and Comfort dirancang untuk memperkuat edukasi mengenai kesehatan, kebersihan, serta kenyamanan keluarga,” jelas Sheila.
Ia menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan ini dirancang untuk memberikan dampak positif yang bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. “Intinya, kami percaya Life Keeps Getting Better with WINGS,” lanjutnya.
Program yang Menjawab Kebutuhan Keluarga
Jadi, apa saja yang didapat dari program Alfamart Sahabat Posyandu? Para peserta bisa mengakses layanan cek tumbuh kembang, edukasi gizi, perawatan bayi dan balita, serta tak ketinggalan pembagian bingkisan produk yang sesuai dengan kebutuhan keluarga. Program ini akan dijalankan dalam tiga fase, di mana setiap fase punya fokus edukasi yang berbeda.
Fase pertama, yang berlangsung pada November 2025 dan Januari 2026 di lebih dari 60 lokasi, akan menitikberatkan pada perawatan pakaian. Di sini, SoKlin Softener Fine & Comfort akan dikenalkan kepada sekitar 6.000 ibu dan anak di 34 kota dan kabupaten. Produk yang diformulasikan dengan chamomile oil dan sudah teruji dermatologi ini diharapkan bisa mencegah iritasi dan menjaga kelembutan pakaian si kecil.
Nantinya, giliran Kodomo Baby Top To Toe Hair & Body Bath yang akan mengambil alih di fase kedua. Fokusnya adalah edukasi tentang produk perawatan mandi khusus bayi. Dengan formula yang cocok untuk kulit sensitif dan klaim bisa menjaga kelembapan kulit hingga 12 jam, fase ini menekankan bahwa kebersihan dari ujung kepala sampai kaki adalah fondasi kesehatan dan tumbuh kembang bayi.
Sebagai penutup, Baby Happy akan mengingatkan para ibu tentang pentingnya mencegah ruam popok. Komitmen ini sejalan dengan Gerakan Anti Ruam yang mereka luncurkan tahun 2024 lalu. Kampanye ini berangkat dari kesadaran bahwa ruam popok bukan cuma soal kulit, tapi juga berpengaruh pada kenyamanan, kualitas tidur, aktivitas, dan bahkan tumbuh kembang bayi secara keseluruhan.
Di sisi lain, Rani Wijaya, Corporate Communications General Manager Alfamart, menyampaikan apresiasinya atas dukungan WINGS Group. Program Alfamart Sahabat Posyandu yang digagas sejak awal 2023 ini konon sudah menjangkau puluhan ribu ibu dan anak.
“Sejak diluncurkan pada 2023, Alfamart Sahabat Posyandu menjadi wujud komitmen Alfamart untuk menghadirkan layanan kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat. Dengan dukungan WINGS Group, skala dan manfaat program semakin kuat. Kami berharap semakin banyak ibu dan anak yang menerima manfaat nyata dari kegiatan ini,” tambah Rani.
Program ini akan berlangsung bertahap hingga Mei 2026. Dengan pendekatan yang edukatif, preventif, dan tentunya kolaboratif, kerja sama ini diharapkan bisa benar-benar memperkuat kualitas kesehatan keluarga Indonesia dan memperluas dampak sosial bagi semua pihak yang terlibat.
Artikel Terkait
Wall Street Terbelah di Tengah Ketegangan AS-Iran dan Lonjakan Saham Nvidia
Tagar SjafrieSAfiekalla Trending, Dukungan untuk Afi Kalla di Pilketum Hipmi Menguat
IHSG Anjlok 11,92% Sepanjang Mei, Saham-Saham Ini Justru Melesat di Tengah Koreksi
Pemprov DKI Beri Diskon PBB 7,5 Persen dan Hapus Sanksi Tunggakan, Berlaku Juni 2026