Pipeline proyek midstream baru mereka juga terlihat solid. Ada pembangunan pipa bahan bakar di Kalimantan Timur yang ditargetkan beroperasi akhir 2027. Belum lagi fasilitas kompresor di Sengkang yang proyeksinya lebih cepat, yakni kuartal IV 2025.
Portofolio mereka di sektor LNG pun tak ketinggalan. Rencananya meliputi akuisisi perusahaan perdagangan gas di Banten, penambahan dua LNG carrier, satu VLGC, plus studi kelayakan untuk terminal LNG di Banten dan Kalimantan. Semua ini, kata Juan, adalah bagian dari strategi jangka menengah untuk membangun rantai pasok energi yang benar-benar terintegrasi, dari hulu ke hilir.
Melihat prospek yang begitu cerah, Samuel Sekuritas pun mengambil langkah. Mereka menaikkan target harga saham RAJA.
Pada pukul 09:34 WIB, saham RAJA memang tercatat menguat 4,89 persen ke level Rp5.150. Sebuah awal yang positif untuk sebuah rencana besar.
Perlu diingat, keputusan investasi tetaplah sepenuhnya ada di tangan investor.
Artikel Terkait
Dragonmine Akuisisi 80% Saham BLUE, Rencanakan Transformasi ke Bisnis Tambang Langsung
Blue Bird Siapkan 25.000 Armada Taksi Hadapi Lonjakan Mudik Lebaran 2026
Laba Bersih United Tractors Turun 24% pada 2025
Harga Minyak Turun Tipis Setelah Perundingan AS-Iran Berlanjut