murianetwork.com - Reksadana adalah salah satu instrumen investasi yang populer di Indonesia.
Reksadana menawarkan berbagai keuntungan, seperti kemudahan, fleksibilitas, dan potensi keuntungan yang menarik.
Terdapat berbagai jenis reksadana yang tersedia di pasar, masing-masing dengan karakteristik dan risiko yang berbeda-beda.
Dua jenis reksadana yang paling populer adalah reksadana pasar uang dan reksadana pendapatan tetap.
1. Reksadana pasar uang
Adalah jenis reksadana yang menginvestasikan dananya pada instrumen pasar uang, seperti deposito, surat berharga negara (SBN), dan obligasi dengan jatuh tempo kurang dari satu tahun. Reksadana pasar uang memiliki risiko yang paling rendah dibandingkan dengan jenis reksadana lainnya.
2. Reksadana pendapatan tetap
Artikel Terkait
IHSG Bangkit dari Awal Melemah, Rebound 0,28% di Awal Perdagangan
Tiga Saham Kembali Diperdagangkan di BEI Usai Suspensi
Kemenhub Wajibkan Sopir Cadangan dan Aturan Istirahat Ketat untuk Antisipasi Kecelakaan Arus Balik
PT Merdeka Gold Ajukan IPO di Hong Kong di Tengah Peningkatan Produksi dan Kerugian Membengkak