Lonjakan luar biasa terjadi pada saham PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA) kemarin. Sahamnya langsung melesat ke level auto reject atas (ARA) tak lama setelah pengumuman resmi tentang pergantian pengendali utama perusahaan.
Di pasar, antusiasme investor terlihat nyata. Harga BOGA melonjak 25 persen penuh ke posisi Rp675 per lembar. Transaksi yang terjadi pun cukup sibuk, dengan nilai perdagangan mencapai Rp3,61 miliar dan volume saham yang berpindah tangan sebanyak 5,62 juta unit.
Padahal, sehari sebelumnya situasanya belum segembira ini. Transaksi blok besar yang terjadi pada 19 November 2025 hanya mendorong kenaikan tipis 0,93 persen. Itu pun setelah saham sempat terkoreksi di hari sebelumnya.
Namun begitu, performa BOGA sebenarnya sudah menunjukkan tren positif dalam jangka menengah. Dalam rentang sepekan, saham ini sudah naik 27,36 persen. Bahkan, kalau dilihat dalam satu bulan terakhir, akumulasi kenaikannya mencapai 35 persen. Cukup impresif.
Di balik semua gejolak pasar ini, ada sebuah transaksi besar yang menjadi pemicunya. PT Falcon Asia Investama, sebagai pemegang saham lama, melepas kepemilikannya yang cukup signifikan. Mereka menjual 1,122 miliar saham BOGA atau setara 29,50 persen dari total saham beredar kepada GX Archipelago Pte Ltd.
Artikel Terkait
Ramadan 2026 Diprediksi Picu Gelombang Pinjol, OJK Waspadai Dominasi Kredit Konsumtif
Pemulihan SPBU Aceh Tembus 97 Persen Pascabencana
Di Balik Kenaikan IHSG, Sepuluh Saham Ini Justru Terjun Bebas
BEI Dibanjiri Emisi Baru, IHSG Nyaris Sentuh 9.000 di Awal 2026