- Beban tarif ekspor dari Amerika Serikat
- Kondisi perdagangan global yang semakin ketat
- Ketidakstabilan politik domestik
- Penurunan jumlah wisatawan mancanegara
Kebijakan Penanganan dan Proyeksi Ekonomi Thailand
Pemerintah Thailand merespons dengan meluncurkan paket stimulus konsumsi senilai 1,36 miliar dolar AS. Bank Sentral Thailand juga berkomitmen menangani masalah utang rumah tangga yang membengkak.
NESDC memproyeksikan pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2025 hanya 0,6% secara tahunan. Untuk keseluruhan tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Thailand diperkirakan sekitar 2%, turun dari 2,5% di tahun 2024. Sementara untuk tahun 2026, pertumbuhan diprediksi melambat further menjadi 1,2-2,2%.
Outlook dan Tantangan Ekonomi Thailand Ke Depan
Prospek ekonomi Thailand sangat tergantung pada hasil negosiasi tarif dengan Amerika Serikat yang sedang dalam ketidakpastian. Meski demikian, otoritas setempat optimis sektor pariwisata dan konsumsi domestik dapat menopang pertumbuhan di tengah lemahnya kinerja ekspor.
Artikel Terkait
Nikel Melonjak, Tapi Izin Tambang Mandeg: Dilema Industri di Tengah Geliat Harga
SOFA Bentuk Konsorsium Internasional untuk Garap Proyek Waste-to-Energy
Mantan Bos Angkasa Pura II Resmi Pimpin Jasa Raharja
PACK Siapkan Rights Issue Rp3,25 Triliun untuk Restrukturisasi dan Ekspansi