"Kami harus membangun fasilitas logistik yang memadai karena lokasinya yang remote," tambah Arif.
Strategi Pendanaan dan Opsi Pembiayaan
Inalum menyatakan bahwa jika kontribusi Danantara belum memenuhi kebutuhan pendanaan, perusahaan masih memiliki opsi untuk mencari pinjaman tambahan. Strategi ini bertujuan untuk menjaga leverage atau rasio utang perusahaan, terutama mengingat Inalum juga sedang merencanakan pembangunan smelter baru.
Peningkatan Kapasitas Produksi Alumina Nasional
SGAR Mempawah Fase 2 direncanakan akan menambah kapasitas produksi sebesar 1 juta ton. Peningkatan ini akan menggenjot total kapasitas produksi alumina Inalum menjadi 2 juta ton per tahun.
Saat ini, kebutuhan alumina internal Inalum baru sekitar 550.000 ton, sementara 450.000 ton lainnya diekspor. Namun, dengan beroperasinya smelter kedua di masa depan, kebutuhan alumina domestik diproyeksikan melonjak menjadi 1,2 juta ton. Dengan kapasitas produksi 2 juta ton dari SGAR, seluruh produksi alumina akan dapat diserap untuk memenuhi kebutuhan domestik, menghentikan ketergantungan pada ekspor.
"Dengan smelter kedua yang membutuhkan 1,2 juta ton, produksi 2 juta ton akan sepenuhnya terserap untuk kebutuhan dalam negeri," pungkas Arif.
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Naik Rp19.000 per Gram, Galeri24 dan UBS Ikut Menguat
Pasar Logam Menguat Usai Gencatan Senjata AS-Iran Buka Kembali Selat Hormuz
Bursa Asia Melonjak, Harga Minyak Anjlok Usai AS-Iran Sepakat Gencatan Senjata
Analis Prediksi IHSG Berpeluang Rebound, Level 7.050 Jadi Kunci