Potensi Emas Industri Kelapa Indonesia Capai Rp 4.800 Triliun
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap potensi ekonomi luar biasa dari industri hilirisasi kelapa nasional. Nilainya diproyeksikan dapat mencapai Rp 4.800 triliun, suatu angka yang setara dengan 1,5 kali lipat dari nilai APBN Indonesia.
Peluang besar ini muncul seiring dengan perubahan tren konsumsi global. Amran menyoroti pergeseran minat masyarakat dunia dari susu hewani ke produk berbasis kelapa, seperti coconut milk dan berbagai turunannya. Indonesia dinilai perlu merespons tren positif ini dengan memperkuat lini produksi dan pengolahan lanjutan komoditas kelapa.
"Dengan mengemas air kelapa secara premium saja, nilai ekonominya bisa menyentuh Rp 2.400 triliun. Jika hilirisasi dilakukan secara total, nilainya bisa tembus Rp 4.800 triliun," jelas Amran dalam sebuah keterangan.
Artikel Terkait
Saham Konglomerasi Bangkit, Pasar Masih Waspada Menunggu Keputusan MSCI
Cimory Bagikan Dividen Final Rp793 Miliar, Total Capai Rp1,59 Triliun
OCBC NISP Bagikan Dividen Rp1,03 Triliun, Nilai per Saham Turun 58%
Avian Brands Bagikan Dividen Final Rp709 Miliar, Total 2026 Capai Rp1,36 Triliun