BUMI Tutup Kuartal III 2025 dengan Kinerja Solid, Fokus pada Akuisisi Tambang Emas
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menunjukkan ketahanan dengan menutup kuartal ketiga tahun 2025 dengan hasil yang kuat, berhasil menavigasi fluktuasi harga komoditas global. Perusahaan tambang batu bara ini berhasil membukukan pendapatan sebesar USD359 juta pada kuartal ini.
Pencapaian ini merefleksikan pertumbuhan yang sehat, dengan kenaikan 9,2 persen dibanding kuartal sebelumnya dan 8,6 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Secara kumulatif, total pendapatan BUMI untuk sembilan bulan pertama 2025 telah mencapai angka USD1 miliar.
Laba Bersih Melonjak dan Kontribusi Segmen Batu Bara
Kinerja keuangan BUMI semakin cerah dengan peningkatan profitabilitas. Laba bersih perusahaan pada Kuartal III 2025 tercatat sebesar USD9 juta, yang merupakan lompatan lebih dari tiga kali lipat dari kuartal sebelumnya. Secara akumulatif, laba bersih BUMI hingga September 2025 telah mencapai USD29 juta.
Segmen batu bara tetap menjadi penyumbang pendapatan utama, dengan realisasi sebesar USD854 juta. Kinerja ini didorong oleh kenaikan harga jual rata-rata, meskipun volume penjualan dari lini Arutmin mengalami sedikit penurunan.
Strategi Diversifikasi: Akuisisi Tambang Emas dan Tembaga di Australia
Sebuah langkah strategis yang menonjol adalah akuisisi penuh BUMI atas Wolfram Limited, sebuah perusahaan tambang asal Australia yang fokus pada emas dan tembaga. Akuisisi ini diselesaikan pada November 2025 dan dinilai sebagai langkah diversifikasi yang bernilai tinggi.
Artikel Terkait
Santap Pasar China, Santan Beku Bintan Tembus Rp5,7 Miliar
OJK Usut Transaksi DSI, BI Hentikan JIBOR Awal 2026
Delegasi Bisnis Jepang Batal ke Beijing, Ketegangan Taiwan Ancam Hubungan Ekonomi
Ekspor Perhiasan Indonesia Melonjak 41,8%, Tembus Rp 130 Triliun di Tengah Guncangan Harga Emas Global