Jawa Timur Cetak Nilai Dagang dan Investasi Rp 4,16 Triliun dengan Singapura
Pemerintah Provinsi Jawa Timur berhasil mencatatkan capaian perdagangan dan investasi yang fantastis dengan Singapura. Total nilai yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp 4,16 triliun. Pencapaian ini merupakan hasil dari 21 kesepakatan yang terjalin dalam East Java Trade and Investment Forum 2025. Forum bisnis internasional ini dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dan diselenggarakan di KBRI Singapura.
Gubernur Khofifah menyatakan bahwa forum ini berfungsi sebagai sarana pemetaan ulang peluang pasar. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi produk-produk unggulan Jawa Timur yang paling dibutuhkan oleh masyarakat Singapura. Forum investasi ini merupakan yang keenam kalinya diselenggarakan oleh Jawa Timur dengan negara mitra, setelah sebelumnya sukses digelar dengan Arab Saudi, Malaysia, Timor Leste, Hong Kong, dan Jepang.
Pertemuan Bisnis Jutaan Dolar: 31 Pengusaha Jatim Temui 60 Mitra Singapura
Gelaran East Java Trade and Investment Forum 2025 menjadi wadah pertemuan langsung antara 31 pelaku usaha asal Jawa Timur dengan 60 pelaku usaha dari Singapura. Pertemuan ini menghasilkan transaksi di berbagai komoditas andalan. Ragam produk yang diperdagangkan sangat luas, mulai dari sektor perkebunan seperti tembakau, kopi, dan rempah, hingga produk industri kreatif seperti sepeda, parfum, dan skincare.
Tak ketinggalan, komoditas unggulan seperti produk perikanan (ikan segar, kaleng, dan olahan), bioteknologi, perdagangan karbon, dan produk peternakan seperti DOC (Day Old Chick) layer juga menjadi fokus transaksi. Dari sektor pertanian, produk yang ditransaksikan mencakup aneka keripik, gula aren, minuman herbal, beras porang, buah beku, edamame, dan berbagai macam sayuran.
Jawa Timur Surplus Dagang dan Tumbuh di Atas Rata-Rata Nasional
Kinerja perdagangan internasional Jawa Timur memang sedang dalam kondisi prima. Data neraca perdagangan periode Januari-Agustus 2025 mencatatkan surplus sebesar USD 379,19 juta. Nilai ekspor nonmigas mencapai USD 845,53 juta, sementara nilai impor berada di angka USD 466,34 juta.
Perekonomian Jawa Timur juga menunjukkan ketahanan yang kuat dengan pertumbuhan ekonomi Triwulan III-2025 mencapai 5,22 persen (yoy). Angka ini berhasil melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,04 persen pada periode yang sama.
Komoditas Ekspor andalan Jawa Timur ke Singapura
Jawa Timur memiliki portofolio ekspor yang sangat beragam ke Singapura. Komoditas unggulan ekspor meliputi perhiasan atau permata, tembakau, berbagai produk kimia, mesin atau pesawat mekanik, serta mesin dan peralatan listrik. Selain itu, produk-produk seperti kakao atau coklat, produk industri farmasi, ikan dan udang, kayu dan barang dari kayu, serta kertas atau karton juga menjadi andalan.
Di sisi lain, komoditas impor utama dari Singapura ke Jawa Timur antara lain perhiasan, plastik dan turunannya, bahan kimia organik, produk farmasi, minyak atsiri, kosmetik, sabun, timah, dan berbagai makanan olahan.
Forum ini ditutup dengan penandatanganan empat komitmen transaksi yang konkret antara pelaku usaha kedua wilayah. Hal ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang baru, meningkatkan volume perdagangan, dan memperkuat jaringan bisnis antara Jawa Timur dan Singapura di masa depan.
Artikel Terkait
Pasar Saham AS Lesu Usai Libur, Investor Awasi Data Ekonomi
Bukalapak Simpan Rp 4,3 Triliun Dana IPO di Deposito dan Obligasi Negara
Bea Cukai Banten Resmikan NICE PIK 2 Sebagai Tempat Pameran Berikat
DSSA Rencanakan Stock Split 1:25 untuk Turunkan Harga Saham