SINAR HARAPAN - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 22 Tahun 2023 terkait Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan.
Aturan ini menandai langkah penting dalam upaya OJK untuk memperkuat perlindungan bagi konsumen dan masyarakat di sektor keuangan.
Penerbitan aturan baru ini merupakan tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK).
Baca Juga: Saham SMGA Bakal Melantai Bulan Ini! Simak Rencana Perseroan Setelah IPO
POJK ini menggantikan regulasi sebelumnya, yaitu POJK Nomor 6/POJK.07/2022 tentang Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan, serta memperbaiki beberapa POJK lainnya.
"POJK Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan adalah respons cepat OJK sebagai regulator atas amanat UU P2SK untuk memperkuat perlindungan konsumen dan masyarakat," ungkap Friderica Widyasari Dewi, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, dalam pernyataan resmi pada Selasa, 9 Januari 2024.
Artikel Terkait
Dana IPO DIVA Terserap 99%, Hanya Tersisa Rp5,46 Miliar di Rekening
Pinjol Tembus Rp 95 Triliun, Trump Siapkan Rp 3.000 Triliun untuk Ringankan KPR
United Tractors Gencar Bor, Suntik Rp23,8 Miliar untuk Eksplorasi Nikel dan Emas
Antam Gencar Eksplorasi, Siapkan Rp 246 Miliar untuk Buru Emas, Nikel, dan Bauksit