OpenAI baru saja merilis fitur baru bernama ChatGPT Health. Intinya, fitur ini bakal membantu kamu menangani pertanyaan-pertanyaan kesehatan sehari-hari. Misalnya, buat memahami hasil lab atau sekadar memantau kebiasaan hidup sehat. Tapi, ini bukan alat untuk diagnosis mandiri, ya.
Perusahaan sudah tegas dari awal. Fitur ini sama sekali tidak dirancang untuk mendiagnosis penyakit atau memberi resep pengobatan. Jadi, jangan harap ChatGPT Health bisa menggantikan peran dokter atau tenaga medis profesional. Itu jelas bukan tujuannya.
Di sisi lain, fitur ini menawarkan ruang khusus di dalam ChatGPT. Di sana, percakapan dan data kesehatan kamu bakal dipisahkan. Kamu bisa mengunggah rekam medis atau menghubungkan aplikasi kebugaran favorit. Dengan begitu, jawaban yang diberikan chatbot diharapkan lebih relevan dan personal.
Fidji Simo, CEO Aplikasi di OpenAI, punya pandangan sendiri soal ini.
"ChatGPT Health adalah langkah lanjutan untuk menjadikan ChatGPT sebagai super-asisten pribadi. Ia bisa mendukung kamu dengan informasi dan berbagai alat, membantu mencapai tujuan di setiap aspek kehidupan," ujarnya, seperti dikutip CNBC.
Artikel Terkait
Empat Pilar Kunci Telkomsel untuk Genjot Ekonomi Digital 2045
Lenovo Luncurkan Kembaran Digital Qira di CES, AI yang Mengalir Lintas Perangkat
Mengapa Otak Kita Merindukan Debur Ombak Saat Stres?
Telkomsel Genjot Pemulihan Jaringan Pascabanjir Aceh, Capai 99%