OpenAI baru saja merilis fitur baru bernama ChatGPT Health. Intinya, fitur ini bakal membantu kamu menangani pertanyaan-pertanyaan kesehatan sehari-hari. Misalnya, buat memahami hasil lab atau sekadar memantau kebiasaan hidup sehat. Tapi, ini bukan alat untuk diagnosis mandiri, ya.
Perusahaan sudah tegas dari awal. Fitur ini sama sekali tidak dirancang untuk mendiagnosis penyakit atau memberi resep pengobatan. Jadi, jangan harap ChatGPT Health bisa menggantikan peran dokter atau tenaga medis profesional. Itu jelas bukan tujuannya.
Di sisi lain, fitur ini menawarkan ruang khusus di dalam ChatGPT. Di sana, percakapan dan data kesehatan kamu bakal dipisahkan. Kamu bisa mengunggah rekam medis atau menghubungkan aplikasi kebugaran favorit. Dengan begitu, jawaban yang diberikan chatbot diharapkan lebih relevan dan personal.
Fidji Simo, CEO Aplikasi di OpenAI, punya pandangan sendiri soal ini.
"ChatGPT Health adalah langkah lanjutan untuk menjadikan ChatGPT sebagai super-asisten pribadi. Ia bisa mendukung kamu dengan informasi dan berbagai alat, membantu mencapai tujuan di setiap aspek kehidupan," ujarnya, seperti dikutip CNBC.
Artikel Terkait
OAIL Konfirmasi Cahaya Misterius di Lampung Bukan Meteor, Melainkan Sampah Antariksa
Iran Buka Front Siber, Serangan Psikologis dan Spyware Gantikan Rudal
X Patuhi PP TUNAS, Batas Usia Pengguna di Indonesia Naik Jadi 16 Tahun
WhatsApp Permudah Buat Stiker Hampers Lebaran dengan Fitur AI