Telkomsel Raih Tiga Piala Global, Jaringan di Nias hingga Tangki Jadi Sorotan

- Kamis, 25 Desember 2025 | 14:06 WIB
Telkomsel Raih Tiga Piala Global, Jaringan di Nias hingga Tangki Jadi Sorotan

Untuk ketiga kalinya, Telkomsel membuktikan kelasnya di kancah internasional. Operator telekomunikasi ini baru saja menyabet tiga penghargaan utama di Global Telecoms (Glotel) Awards 2025. Tak main-main, ini sekaligus mempertahankan rekor kemenangan mereka selama tiga tahun berturut-turut.

Pencapaian ini jelas bukan sekadar piala. Lebih dari itu, ini adalah pengakuan global atas langkah-langkah inovatif Telkomsel dalam membangun ekosistem digital di Asia-Pasifik. Intinya, kerja keras mereka dalam menghadirkan konektivitas dan solusi digital yang benar-benar berguna bagi masyarakat dan pelaku usaha di Indonesia, mendapat panggungnya.

Tiga Kemenangan, Tiga Inovasi yang Berbeda

Di ajang bergengsi yang digelar oleh Telecoms.com itu, Telkomsel menang di tiga kategori kunci. Masing-masing menyoroti proyek dengan dampak yang sangat nyata.

Connecting the Unconnected

Penghargaan pertama datang dari kategori "Connecting the Unconnected". Mereka meraihnya berkat proyek Nias Digital Inclusion Breakthrough yang dikerjakan bersama Ericsson. Bayangkan, proyek ini berhasil membuka akses digital bagi komunitas terpencil di Pulau Nias. Caranya? Dengan jaringan microwave yang mampu menjangkau jarak fantastis, 180 kilometer! Hasilnya luar biasa: latensi turun drastis 84 persen dan kecepatan akses melonjak empat kali lipat.

IoT Innovation of the Year

Kategori kedua yang mereka kuasai adalah "IoT Innovation of the Year". Inovasinya bernama Telkomsel IoT InTANK. Singkatnya, proyek ini mengubah total cara inspeksi tangki dari yang serba manual jadi serba otomatis berbasis data IoT. Dampaknya signifikan: efisiensi operasional naik 35%, tingkat keselamatan melonjak 40%, dan waktu pemeriksaan yang dulu bisa makan waktu satu jam, kini selesai dalam waktu kurang dari lima menit.

Delighting the Customer

Sementara itu, penghargaan "Delighting the Customer" berhasil direbut melalui kolaborasi dengan Huawei lewat proyek AI-Augmented Digital Twins. Solusi canggih ini memadukan insight jaringan, layanan, dan produk secara real-time untuk memanjakan pelanggan. Angkanya berbicara: Net Promoter Score (NPS) naik 15%, penggunaan data tumbuh 22%, dan ARPU meningkat 1,5% hanya dalam waktu lima bulan.

Komisaris Telkomsel, Rico Rustombi, mengaku prestasi beruntun ini memberi energi lebih bagi perusahaan.

“Meraih kemenangan tiga tahun berturut-turut di Glotel Awards menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus melangkah maju. Kami tidak akan berhenti. Kami bertekad untuk terus mencetak pencapaian dan menetapkan standar baru dalam inovasi,” ujar Rico.

Hebatnya, selain tiga kemenangan itu, nama Telkomsel juga masuk dalam daftar pendek di beberapa kategori lain. Misalnya untuk "Telecoms Marketing of the Year" lewat proyek Intelligent Smart Decision, dan lagi-lagi di kategori "Delighting the Customer" melalui platform Dunia Games yang telah menjangkau 174 juta gamer di tanah air.

Jejak yang Konsisten di Panggung Dunia

Glotel Awards sendiri dikenal sebagai ajang yang ketat, di mana juri independen menilai berdasarkan inovasi, dampak bisnis, dan bukti implementasi. Nah, sejak 2023, Telkomsel sudah rutin menorehkan prestasi di sini. Mulai dari penghargaan untuk solusi enterprise, transformasi platform layanan pelanggan, hingga kini tiga kemenangan sekaligus.

“Penghargaan-penghargaan ini mencerminkan komitmen bersama kami dalam memanfaatkan teknologi untuk menciptakan peluang dan mendorong transformasi,” tutur Rico lagi.

Di balik sorotan global ini, ada hal penting yang justru menunjukkan wajah asli Telkomsel. Mereka tak lupa dengan tanggung jawab sosial di dalam negeri, terutama di wilayah yang sedang berduka.

Tetap Fokus Pulihkan Jaringan Pasca Bencana di Sumatera

Bersamaan dengan perayaan kemenangan di London, upaya pemulihan jaringan pasca bencana di Sumatera terus berjalan dengan cepat. Tim di lapangan bekerja keras memulihkan layanan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Kolaborasi dengan berbagai pihak seperti PLN dan BNPB membuahkan hasil. Hingga kini, 98% layanan seluler di Sumatera Utara sudah kembali normal. Begitu pula dengan puluhan ribu sambungan IndiHome.

Bahkan di Kepulauan Nias yang sempat terisolasi total, jaringan kini telah pulih sepenuhnya berkat pengiriman perangkat satelit dan bantuan logistik via jalur laut.

Dukungan untuk pelanggan terdampak juga diberikan dalam berbagai bentuk. Mulai dari layanan telepon-SMS gratis, penggantian kartu perdana, penyesuaian tagihan, hingga paket data khusus bencana yang bisa diakses dengan mudah.

Bersama Telkom Group, mereka juga mengoperasikan posko darurat, menyediakan WiFi gratis, dan menyalurkan bantuan logistik. Semua langkah ini menegaskan satu hal: prestasi global memang membanggakan, tetapi kehadiran untuk masyarakat di saat paling dibutuhkan adalah yang utama.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar