Masa Depan Kecerdasan Buatan: Peluang atau Ancaman?
Dalam sebuah diskusi terbatas di Park Hyatt Jakarta, para pakar dan praktisi teknologi menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perkembangan kecerdasan buatan (AI). Helmy Yahya, figur publik yang hadir dalam acara peluncuran HUGENCY, menegaskan bahwa AI merupakan keniscayaan yang harus dihadapi dengan optimisme.
"AI bukan sesuatu yang menakutkan, karena itu jangan pernah menentang kemajuan teknologi," tegas Helmy Yahya dalam paparannya.
Menurut Helmy, sikap resisten terhadap teknologi justru akan menghambat potensi perkembangan individu. AI, dalam pandangannya, harus diposisikan sebagai mitra strategis dalam menggapai masa depan yang lebih baik.
Dampak Positif AI Melalui Berbagai Sektor:
- Meningkatkan nilai diri dan kompetensi individu
- Mengoptimalkan kinerja perusahaan dan lembaga publik
- Memperkuat pesan positif dalam konten media sosial
Artikel Terkait
ByteDance Siapkan Rp 239 Triliun untuk Borong Chip Nvidia, Tergantung Restu AS
Mumi Beku Siberia Ungkap Daya Tahan Genetik Bangsa Yakut
Huawei MatePad 12 X 2026 Resmi Meluncur, Siap Gantikan Laptop di Tangan Anda
2026: Titik Nadir bagi Keajaiban Bawah Laut?