Produktivitas Tenaga Kerja Indonesia Masih di Bawah Rata-Rata ASEAN
Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Yassierli, mengungkapkan sebuah fakta penting: tingkat produktivitas tenaga kerja nasional masih berada di bawah rata-rata kawasan Asia Tenggara. Data menunjukkan bahwa dalam kurun waktu enam hingga tujuh tahun terakhir, produktivitas Indonesia tercatat sekitar 10 persen lebih rendah dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya.
Secara angka, rata-rata produktivitas tenaga kerja di kawasan ASEAN berada pada level USD30,2 ribu per pekerja. Sementara itu, kontribusi pekerja Indonesia baru mencapai angka sekitar USD28,6 ribu per pekerja. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan kompetitif yang perlu segera diatasi.
Profil Ketenagakerjaan dan Tantangan yang Dihadapi
Kondisi ketenagakerjaan dalam negeri saat ini mencatat total angkatan kerja mencapai 153 juta orang. Komposisi pendidikan mayoritas tenaga kerja masih didominasi oleh lulusan tingkat dasar dan menengah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 39 persen bekerja di sektor formal, sementara 56 persen berada di sektor informal. Adapun sisanya, sekitar 4 persen, tercatat sebagai pengangguran.
Artikel Terkait
Transaksi Mata Uang Lokal Indonesia Tembus USD8,45 Miliar di Awal 2026
KAI Siap Dukung Transisi ke B50, Semua Lokomotif Sudah Terbiasa B40
TNI AL Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan AS, Kirim Kadet ke US Coast Guard
ATR/BPN Terapkan WFH untuk ASN, Jamin Layanan Pertanahan Tetap Optimal