Jaksa juga menyebutkan bahwa pembunuhan ini kemungkinan besar terkait dengan kelompok kejahatan terorganisir. Selain itu, tes yang sama mengungkapkan bahwa remaja tersebut merupakan konsumen metamfetamin. Ubaldo dilaporkan telah meninggalkan rumahnya seminggu sebelum serangan terjadi.
Fenomena Perekrutan Anak Bawah Umur oleh Kartel
Para ahli mengungkapkan tren yang mengkhawatirkan di mana kelompok kriminal di Meksiko semakin aktif merekrut, melatih, dan menggunakan anak di bawah umur untuk melakukan kejahatan. Anak-anak ini umumnya berasal dari latar belakang keluarga yang mengalami kekerasan dan penelantaran.
Laporan pemerintah tahun lalu tentang perekrutan kartel narkoba menyoroti fakta bahwa anak-anak bahkan di bawah usia enam tahun telah direkrut oleh kejahatan terorganisir. Metode perekrutan modern, termasuk penggunaan video game dan media sosial, digunakan untuk menargetkan mereka.
Para pembela hak asasi manusia memperkirakan jumlah anak-anak rentan di Meksiko yang berisiko direkrut oleh organisasi kriminal bisa mencapai angka 200.000.
Artikel Terkait
Analisis: Kerugian AS Capai Rp817 Triliun dalam Sebulan Bentrokan dengan Iran
Macron Tolak Opsi Militer di Selat Hormuz, Desak Negosiasi dengan Iran
Mendagri Tegaskan WFH Jumat Bukan Libur, ASN Wajib Aktifkan Pelacak Lokasi
368 Pendatang Baru Masuk Jakarta Timur Pascalebaran 2026