Remaja 17 Tahun Pembunuh Wali Kota Meksiko: Terungkap Konsumsi Narkoba dan Keterkaitan Kartel

- Jumat, 07 November 2025 | 22:05 WIB
Remaja 17 Tahun Pembunuh Wali Kota Meksiko: Terungkap Konsumsi Narkoba dan Keterkaitan Kartel
Pembunuh Wali Kota Meksiko Terungkap: Remaja 17 Tahun yang Konsumsi Narkoba - Fakta Lengkap

Pembunuh Wali Kota Meksiko Terungkap: Remaja 17 Tahun yang Konsumsi Narkoba

Kejaksaan Negara Bagian Michoacán, Meksiko, berhasil mengidentifikasi pelaku penembakan yang menewaskan Wali Kota Uruapan, Carlos Manzo. Pelakunya ternyata adalah seorang pemuda berusia 17 tahun.

Eksekusi di Festival dan Identifikasi Pelaku

Carlos Manzo tewas dieksekusi di hadapan publik saat menghadiri festival Orang Mati pada Sabtu pekan lalu. Melalui tes forensik, pihak berwenang mengonfirmasi bahwa pelaku penembakan adalah Victor Manuel Ubaldo, yang tewas ditembak pasukan keamanan di lokasi kejadian. Identitas Ubaldo dikonfirmasi oleh keluarganya pada Rabu (5/11/2025).

Keterkaitan dengan Kelompok Terorganisir dan Hasil Tes Forensik

Jaksa Carlos Torres menyatakan bahwa ada individu lain yang terlibat dalam insiden ini. Hasil tes natrium rhodizonat pada jenazah Victor Manuel menunjukkan hasil positif, yang mengonfirmasi bahwa dialah pelaku material penembakan tersebut.

Jaksa juga menyebutkan bahwa pembunuhan ini kemungkinan besar terkait dengan kelompok kejahatan terorganisir. Selain itu, tes yang sama mengungkapkan bahwa remaja tersebut merupakan konsumen metamfetamin. Ubaldo dilaporkan telah meninggalkan rumahnya seminggu sebelum serangan terjadi.

Fenomena Perekrutan Anak Bawah Umur oleh Kartel

Para ahli mengungkapkan tren yang mengkhawatirkan di mana kelompok kriminal di Meksiko semakin aktif merekrut, melatih, dan menggunakan anak di bawah umur untuk melakukan kejahatan. Anak-anak ini umumnya berasal dari latar belakang keluarga yang mengalami kekerasan dan penelantaran.

Laporan pemerintah tahun lalu tentang perekrutan kartel narkoba menyoroti fakta bahwa anak-anak bahkan di bawah usia enam tahun telah direkrut oleh kejahatan terorganisir. Metode perekrutan modern, termasuk penggunaan video game dan media sosial, digunakan untuk menargetkan mereka.

Para pembela hak asasi manusia memperkirakan jumlah anak-anak rentan di Meksiko yang berisiko direkrut oleh organisasi kriminal bisa mencapai angka 200.000.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar