Keracunan Siswa di Bantul: Pemkab Lakukan Evaluasi Total Program MBG

- Rabu, 05 November 2025 | 09:10 WIB
Keracunan Siswa di Bantul: Pemkab Lakukan Evaluasi Total Program MBG

Pemkab Bantul Evaluasi Total Program MBG Pasca Kasus Keracunan Siswa

Pemerintah Kabupaten Bantul, DIY, mengambil langkah cepat menanggapi laporan keracunan makanan yang dialami ratusan siswa setelah mengonsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Evaluasi Menyeluruh Pengelola SPPG

Pemkab Bantul akan segera mengumpulkan seluruh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tersebut untuk melakukan evaluasi total. Langkah ini merupakan respons serius atas laporan keracunan yang diduga terjadi pada siswa di Kecamatan Jetis.

Komitmen Bupati Bantul

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menegaskan, "Program Makan Bergizi Gratis ini harus terus kami evaluasi, kami pantau, dan kami cari penyebab sesungguhnya. Kami akan rapat tentang Program MBG dengan mengundang semua penanggung jawab SPPG."

Target Penyelesaian Cepat

Pertemuan dengan para pengelola SPPG ditargetkan dapat dilaksanakan paling lambat minggu ini. Pertemuan bertujuan mengidentifikasi langsung masalah dan kendala yang dihadapi setiap SPPG dalam menjalankan proyek nasional ini.

Penyelidikan Mendalam

"Para penanggung jawab SPPG di Bantul akan kami tanya satu per satu mengenai problem yang dihadapi, mengapa masih terjadi laporan keracunan," tegas Bupati Halim.

Status Kondisi Siswa

Meski mengakui kasus keracunan ini bersifat insidental, Bupati menekankan perlunya solusi tuntas. Terkait kasus di salah satu SMA negeri di Jetis, dipastikan siswa yang mengalami gejala keracunan telah menjalani asesmen dan tidak ada yang sampai dirawat inap.

Hal ini menunjukkan imunitas anak-anak yang masih kuat, namun penting dilakukan antisipasi agar kasus serupa tidak terulang kembali di masa depan.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar