Meskipun penyaluran subsidi diperketat dengan teknologi canggih, Agus menegaskan bahwa alokasi bantuan pemerintah untuk masyarakat kurang mampu justru meningkat secara kumulatif. Peningkatan ini mencakup berbagai program sosial seperti sekolah rakyat dan program makan bergizi gratis.
"Tahun depan, Pak Prabowo akan menambah anggaran untuk bantuan-bantuan. Buat saudara-saudara kita yang masih miskin, termasuk untuk Sekolah Rakyat, untuk bansos, untuk pemberdayaan, dan lain-lain," kata Agus Jabo Priyono.
Penerapan teknologi face recognition untuk subsidi BBM dan listrik diharapkan dapat meningkatkan akurasi penyaluran bantuan pemerintah dan memastikan bantuan sampai kepada yang benar-benar membutuhkan.
Artikel Terkait
Analis Prediksi Harga Pertalite Berpotensi Naik 10-15 Persen
KAI Daop 1 Jakarta Siapkan 200 Ribu Kursi untuk Periode Arus Balik Lebaran
Arus Balik Lebaran 2026 Belum Reda, 52 Ribu Penumpang Tiba di Stasiun Jakarta
Bapanas Perkuat Cadangan Pangan Antisipasi Godzilla El Nino 2026