Yudi menambahkan, "Sebagian korban sudah mendapatkan perawatan dan ada yang diperbolehkan pulang, sementara yang luka berat masih dirawat di rumah sakit."
Bangunan Diduga Berusia Lama
Camat Gunung Putri, Kurnia Indra, membenarkan peristiwa tersebut dan menyoroti kemungkinan usia bangunan. "Iya benar, kemungkinan bangunan lama," ujarnya. Bangunan yang roboh adalah satu gedung yang berisi lima kelas. Untungnya, proses belajar-mengajar telah usai, dan satu kelas sedang melakukan praktik di luar ruangan.
Penanganan Darurat dan Respons Cepat
Dalam penanganan darurat ini, Damkar Kabupaten Bogor mengerahkan 20 personel dari tim rescue dan pemadaman. Upaya penanganan juga melibatkan berbagai pihak terkait seperti BPBD Kabupaten Bogor, tim SAR, relawan, PMI, dan kepolisian.
Adam Hamdani, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, menyampaikan bahwa petugas langsung menuju lokasi untuk pendataan dan penanganan lebih lanjut.
Viral di Media Sosial
Insiden ini sempat menjadi viral di berbagai platform media sosial. Sejumlah siswa merekam detik-detik pasca-kejadian yang memperlihatkan kondisi bangunan yang rubuh dan para pelajar yang berkerumun di area sekolah.
Artikel Terkait
Polres Tasikmalaya Kota Terapkan One Way Situasional Atasi Kepadatan Liburan Lebaran
KPK Alihkan Status Tahanan Mantan Menag Yaqut dari Rutan ke Rumah
Arus Mudik Hari Kedua Lebaran Paksa Tol Layang MBZ Buka-Tutup Akses
Istri Tahanan Ungkap Yaqut Hilang dari Rutan KPK Sejak Kamis Malam