Di ruang kantor DPP Golkar Slipi, Sabtu siang itu, Musa Rajekshah lebih akrab disapa Ijeck tak bisa menyembunyikan perasaannya. Ia mengakui rasa kecewa yang mendalam setelah dicopot dari jabatan Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara. "Ya itu manusiawi ya," ujarnya kepada wartawan yang mengepungnya.
Menurutnya, kekecewaan itu wajar. Bahkan, ia mengaku sempat kaget. Bagaimana tidak? Pencopotan itu terjadi sebelum Musyawarah Daerah (Musda) digelar. "Awalnya terkejutlah, siapa yang enggak terkejut ya. Bohong kalau dibilang enggak terkejut, enggak kecewa," tutur Ijeck dengan nada datar, namun tegas.
Namun begitu, politikus Golkar itu memutuskan untuk tidak berlarut-larut. Setelah merenung dan berdiskusi dengan rekan-rekannya, ia memilih untuk menerima keputusan itu. "Ya sudahlah. Mau apa lagi? Kita terima," katanya. Ia bertekad untuk tetap melanjutkan karir politiknya di partai berlambang pohon beringin itu.
Di sisi lain, ada kabar yang sedikit meredakan situasi. Sekretaris Jenderal DPP Golkar, Muhammad Sarmuji, sebelumnya telah memberi isyarat. Ia menjelaskan bahwa Ijeck rencananya akan diangkat menjadi salah satu pengurus di tingkat DPP.
Artikel Terkait
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir
Analis Bongkar Agenda Terselubung di Balik Janji Kerja Mati-Matian Jokowi untuk PSI